Liputan6.com, Jakarta - Bursa saham Asia melemah pada perdagangan saham Kamis, (6/8/2026). Di bursa saham Asia, indeks Kospi Korea Selatan anjlok lebih dari 4% pada Kamis pekan ini, dan menghapus kenaikan dari dua sesi sebelumnya akibat tekanan pada pasar yang dipicu oleh koreksi saham semikonduktor utama.
Mengutip Korea Times, Kamis pekan ini, indeks Kosdaq yang didominasi saham teknologi sempat bergerak fluktuatif, dan akhirnya ditutup naik 0,26%. Hal ini melanjutkan tren positif selama lima sesi berturut-turut.
Di sisi lain, indeks Kospi dibuka pada level 6.478,75 atau turun 119,51 poin atau 1,81%, dan terus melemah hingga ditutup di 6.296,38. Indeks Kospi terperosok 301,88 poin atau 4,58%.
Advertisement
Tekanan jual yang kuat selama sesi perdagangan mendorong Bursa Saham Korea atau Korea Exchange untuk menghentikan sementara pesanan selama lima menit sekitar pukul 10.18 pagi sesuai dengan mekanisme yang berlaku.
Indeks acuan itu sebelumnya telah naik 3,76% pada hari sebelumnya, mencatatkan kenaikan dua hari berturut-turut. Namun, indeks berbalik arah pada Kamis pekan ini.
Di Amerika Serikat (AS), wall street memberikan sinyal beragam. Saham Nvidia, produsen chip mencatat kenaikan 3,44% setelah SpaceX mengatakan akan memakai chip Nvidia secara eksklusif untuk infrastruktur pusat datanya.
Di sisi lain saham AMD melemah 7,04% setelah prospek kinerja dinilai lebih lemah dari perkiraan. Induk usaha Google Alphabet juga merosot 4,06% seiring laporan mengenai ilmuwan senior Jeff Dean, yang dianggap sebagai tokoh kunci di Google akan meninggalkan perusahaan itu.
Di tengah situasi ini, indeks semikonduktor Philadelphia turun 1,4%, mengakhiri tren kenaikan selama empat sesi berturut-turut.
Adapun pelemahan saham semikonduktor AS turut menekan saham-saham Korea Selatan. Saham Samsung Electronics dan SK Hynix,dua perusahaan terbesar di pasar itu masing-masing turun 6,3% dan 10,37%.
Analis Hyundai Motor Securities, Kim Jae-seung menuturkan, Kospi kemungkinan besar tidak akan segera kembali mencatatkan momentuk kenaikan kuat seperti yang terlihat pada Mei dan Juni.
Aksi Jual Saham Semikonduktor
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3046086/original/019208800_1581323845-20200210-Pasar-Saham-di-Asia-Turun-Imbas-Wabah-Virus-Corona-3.jpg)
Ia menyebutkan, aksi jual tajam pada saham semikonduktor telah memicu kekhawatiran mengenai keberlanjutan laba sektor chip serta meningkatnya persaingan dari industri semikonduktor China.
“Pemulihan sentimen investor mungkin membutuhkan waktu. Bahkan jika Kospi kembali bangkit, investor ritel akan merealisasikan keuntungan dan mengurangi posisi mereka seiring kenaikan indeks, sehingga membatasi potensi kenaikannya,” ujar dia.
“Akibatnya, pasar akan tetap bergerak dalam rentang terbatas dengan volatilitas tinggi dan level puncak yang lebih rendah,” ia menambahkan.
Meski demikian, Goldman Sachs tetap mempertahankan pandangan “bullish” terhadap saham-saham Korea Selatan di tengah penurunan tajam baru-baru ini.
Goldman Sachs menilai penurunan itu sebagai koreksi tajam dalam tren pasar “bullish”. Goldman Sachs juga mempertahankan target 12 bulan untuk indeks acuan Kospi di 12.000.
Sementara itu, indeks Kosdaq ditutup naik 2,08 poin atau 0,26% menjadi 801,67. Kenaikan indeks Kosdaq menunjukkan perpanjangan tren penguatan Kosdaq menjadi lima sesi berturut-turut. Sedangkan Won Korea Selatan menguat ke level 1.423,8 terhadap dolar AS.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310889/original/017316800_1785380146-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-30T095434.257.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312077/original/024885800_1785478974-indomaret.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316854/original/006178900_1785992062-Screenshot_2026-08-06_113022.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316905/original/064384100_1785995980-cek_fakta_luhut.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3046085/original/053383100_1581323844-20200210-Pasar-Saham-di-Asia-Turun-Imbas-Wabah-Virus-Corona-2.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1409526/original/062736400_1479454522-Korea_Selatan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5487882/original/010180200_1769682060-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1040537/original/091207600_1446442504-20151102-IHSG-Masih-Berkutat-di-Zona-Merah-Jakarta4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3008993/original/066039300_1577703438-20191230-Akhir-2019_-IHSG-Ditutup-Melemah-4.jpg)