Rekomendasi Saham 2 Oktober 2026: ELSA, ASII, DEWA, BRMS, ANTM, BRPT

Berikut strategi rekomendasi saham saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi melemah pada perdagangan saham Jumat, (2/10/2026).

Diterbitkan 02 Oktober 2026, 10:11 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang melemah pada perdagangan saham Jumat, (2/10/2026). Lalu apa saja rekomendasi saham-nya?

Berdasarkan catatan BNI Sekuritas, IHSG ditutup melemah 1,02% disertai dengan aksi jual asing Rp 240 miliar. Saham yang paling banyak dijual asing antara lain saham BMR, GOTO, BBRI, MDKA dan BBCA.

“IHSG berpotensi lanjut koreksi, dan jika rebound sedikit hanya tes resistance di 6.020-6.040,” ujar Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas, Fanny Suherman dalam catatannya, Jumat pekan ini.

Ia menuturkan, IHSG akan berada di level support 5.950-6.000 dan level resistance 6.020-6.040.

Rekomendasi Saham

Untuk rekomendasi saham hari ini, Fanny memilih saham PT ElnusaT bk (ELSA), PT Astra International Tbk (ASII), PT Darma Henwa Tbk (DEWA), PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), dan PT Barito Pacific Tbk (BRPT).

Rekomendasi Teknikal

Trading Idea hari ini: ELSA, ASII, DEWA, BRMS, ANTM, dan BRPT

  • ELSA Spec Buy dengan area beli di 610-620, cutloss di bawah 600. Target dekat di 630-640.
  • ASII Spec Buy dengan area beli di 4.470-4.510, cutloss di bawah 4.460. Target dekat di 4.540-4.580.
  • DEWA Spec Buy dengan area beli di 330-334, cutloss di bawah 326. Target dekat di 338-342.
  • BRMS Spec Buy dengan area beli di 550, cutloss di bawah 540. Target dekat di 565-575.
  • ANTM Buy on Weakness dengan area beli di 3.050-3.110, cutloss di bawah 3.050. Target dekat di 3.160-3.200.
  • BRPT Spec Buy dengan area beli di 1.380-1.405, cutloss di bawah 1.380. Target dekat di 1.415-1.430.

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Penutupan IHSG 1 Oktober 2026

Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok pada penutupan perdagangan saham Kamis, (1/10/2026). Koreksi IHSG hari ini terjadi di tengah mayoritas sektor saham yang memerah.

Mengutip data RTI, IHSG hari ini merosot 1,02% menjadi 6.009,50. Indeks saham LQ45 terpangkas 1,45% ke posisi 592,38. Seluruh indeks saham acuan tertekan.

Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, koreksi IHSG ini sejalan dengan yang disampaikan pada laporan teknikal pagi ini. Di sisi lain koreksi IHSG ini sejalan dengan mayoritas pergerakan bursa global dan regional Asia yang juga bergerak terkoreksi.

"Dari sisi nilai tukar, rupiah terdepresiasi terhadap dolar Amerika Serikat, dan saat ini berada di level 17.999 terhadap dolar AS,” kata dia saat dihubungi Liputan6.com.

 

 

Sektor Saham

Selain itu, ia mengatakan, sentimen global masih cenderung memberatkan pergerakan IHSG, di mana yield obligasi pemerintah Amerika Serikat (AS) berada di atas 5,2% dan juga outflow asing juga masih muncul di IHSG belakangan ini.

“Hari ini juga terjadi reshuffle kabinet merah putih, nampaknya pasar masih mencermati dari adanya rotasi kabinet,” kata dia.

Pada perdagangan saham Kamis pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 6.095,23 dan terendah 5.973,16. Sebanyak 450 saham melemah sehingga bebani IHSG. 206 saham menguat dan 134 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan saham 1.585.583 kali dengan volume perdagangan saham 32,9 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 11,1 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah di kisaran 17.962.

Mayoritas sektor saham memerah kecuali sektor saham energi naik 0,31%. Sektor saham teknologi terpangkas 3,93%, dan catat koreksi terbesar.

Sektor saham transportasi melemah 2,02%, sektor saham basic turun 1,99%. Selanjutnya sektor saham industri melemah 1,81%, sektor saham consumer nonsiklikal tergelincir 0,91%. Lalu sektor saham siklikal susut 0,10%, sektor saham kesehatan merosot 0,64%. Kemudian sektor saham keuangan berada di zona merah, sektor saham properti susut 1,17%, sektor saham infrastruktur merosot 0,83%.

  • liputan6
    Saham adalah hak yang dimiliki orang (pemegang saham) terhadap perusahaan berkat penyerahan bagian modal sehingga dianggap berbagai dalam pe
    Saham
  • liputan6
    Analisis komprehensif ini membahas tren pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), dampak rebalancing MSCI, rekomendasi saham terkini, pengertian dan komponen IHSG, serta faktor-faktor penggeraknya.
    Ihsg
  • Perdagangan Saham
  • Rekomendasi Saham
  • Aksi Jual