Top 3: Magang Nasional Kementerian PANRB 2026 Dibuka

Berikut tiga artikel terpopuler di Kanal Bisnis Liputan6.com yang dirangkum pada Sabtu, (25/7/2026). Salah satu soal magang nasional.

Diterbitkan 25 Juli 2026, 06:32 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kementerian PANRB) membuka pendaftaran Program Magang Nasional Angkatan 2 Batch 1 Tahun 2026. Melalui program ini, sebanyak 76 lulusan perguruan tinggi akan mendapat kesempatan memperoleh pengalaman kerja sekaligus mengembangkan kompetensi di lingkungan Kementerian PANRB.

Sekretaris Kementerian PANRB, Reni Suzana, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah memberikan ruang belajar bagi talenta muda agar lebih siap memasuki dunia kerja. Selain mengenal proses kerja di instansi pemerintah, peserta juga diharapkan mampu meningkatkan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja saat ini.

"Program ini menjadi kesempatan bagi para lulusan perguruan tinggi untuk memperoleh pengalaman kerja secara langsung, mengembangkan kompetensi serta memahami proses kerja di lingkungan pemerintahan, dan mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja yang semakin dinamis," ujar Reni Suzana dikutip dari laman menpan.go.id, Jumat, 24 Juli 2026.

Pendaftaran dibuka mulai 16-28 Juli 2026, dilanjutkan dengan proses seleksi pada 29 Juli hingga 5 Agustus 2026. Hasil seleksi dijadwalkan diumumkan pada 7 Agustus 2026, sedangkan peserta yang lolos akan mulai mengikuti program magang pada 10 Agustus 2026.

Program magang berlangsung selama enam bulan dan ditujukan bagi lulusan diploma maupun sarjana yang lulus maksimal satu tahun terakhir berdasarkan data Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Artikel Magang Nasional Kementerian PANRB 2026 Dibuka, Dapat Uang Saku setara UMR menyita perhatian pembaca di Kanal Bisnis Liputan6.com. Ingin tahu artikel terpopuler lainnya di Kanal Bisnis Liputan6.com? Berikut tiga artikel terpopuler di Kanal Bisnis Liputan6.com yang dirangkum Sabtu, (25/7/2026):

1. Magang Nasional Kementerian PANRB 2026 Dibuka, Dapat Uang Saku setara UMR

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) membuka pendaftaran Program Magang Nasional Angkatan 2 Batch 1 Tahun 2026. Melalui program ini, sebanyak 76 lulusan perguruan tinggi akan mendapat kesempatan memperoleh pengalaman kerja sekaligus mengembangkan kompetensi di lingkungan Kementerian PANRB.

Sekretaris Kementerian PANRB, Reni Suzana, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah memberikan ruang belajar bagi talenta muda agar lebih siap memasuki dunia kerja. Selain mengenal proses kerja di instansi pemerintah, peserta juga diharapkan mampu meningkatkan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja saat ini.

"Program ini menjadi kesempatan bagi para lulusan perguruan tinggi untuk memperoleh pengalaman kerja secara langsung, mengembangkan kompetensi serta memahami proses kerja di lingkungan pemerintahan, dan mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja yang semakin dinamis," ujar Reni Suzana dikutip dari laman menpan.go.id, Jumat, 24 Juli 2026.

Pendaftaran dibuka mulai 16-28 Juli 2026, dilanjutkan dengan proses seleksi pada 29 Juli hingga 5 Agustus 2026. Hasil seleksi dijadwalkan diumumkan pada 7 Agustus 2026, sedangkan peserta yang lolos akan mulai mengikuti program magang pada 10 Agustus 2026.

Program magang berlangsung selama enam bulan dan ditujukan bagi lulusan diploma maupun sarjana yang lulus maksimal satu tahun terakhir berdasarkan data Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Berita selengkapnya baca di sini

2. Indonesia Kena Tarif AS Terkait Kerja Paksa, Pemerintah Terus Negosiasi

Pemerintah Indonesia merespons kebijakan Amerika Serikat (AS) yang mengenakan tarif tambahan 10% terhadap produk Indonesia berdasarkan hasil investigasi Section 301 Trade Act of 1974 terkait larangan impor barang yang diproduksi menggunakan tenaga kerja paksa (forced labor). Pemerintah menegaskan, di balik kebijakan tersebut, Kantor Perwakilan Dagang Amerika Serikat (USTR) juga mengakui komitmen Indonesia dalam mencegah praktik kerja paksa di rantai pasok global.

Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Haryo Limanseto mengatakan, pemerintah mencermati pengakuan USTR bahwa Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki komitmen aktif serta kerangka regulasi untuk mencegah dan memberantas praktik kerja paksa.

"Pemerintah Indonesia mencermati pengakuan USTR bahwa Indonesia merupakan salah satu negara yang secara aktif berkomitmen dan memiliki kerangka regulasi untuk mencegah serta memberantas praktik kerja paksa (forced labor) dalam rantai pasok global," ujar Haryo dalam keterangan tertulis, Jumat (24/7/2026).

Ia menjelaskan, selama proses investigasi berlangsung, pemerintah Indonesia secara aktif berkomunikasi dengan pemerintah AS. Indonesia juga berpartisipasi dalam seluruh tahapan investigasi, mulai dari penyampaian dokumen tertulis (written submission), menghadiri public hearing, hingga konsultasi antarpemerintah.

Investigasi tersebut mencakup dua isu utama, yakni kelebihan kapasitas (excess capacity) sektor manufaktur serta larangan impor barang yang dihasilkan melalui kerja paksa.

Berita selengkapnya baca di sini

3. Harga Minyak Melonjak, Rupiah Hari Ini Lesu terhadap Dolar AS

Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat pada Jumat, (24/7/2026). Ekonom menilai lonjakan harga minyak dunia membebani kurs rupiah menjelang akhir pekan ini.

Mengutip Antara, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada Jumat pagi turun 43 poin atau 0,24% menjadi 17.979 per dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya di 17.936 per dolar AS.

“Harga minyak mentah Brent juga sempat menembus US$ 95 per barel, sehingga memberikan tekanan terhadap nilai tukar rupiah,” kata Ekonom Bank Permata Josua Pardede, dikutip dari Antara.

Lonjakan harga minyak tersebut kembali memunculkan kekhawatiran terhadap risiko twin deficit (defisit fiskal dan defisit neraca transaksi berjalan secara bersamaan) Indonesia, yang pada akhirnya melemahkan sentimen investor terhadap mata uang domestik.

Kenaikan harga minyak tersebut ditenggarai akibat ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali meningkat setelah terjadi serangan di dekat Selat Bab el-Mandeb, salah satu jalur pelayaran energi paling strategis di dunia.

Berita selengkapnya baca di sini

 

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6