Liputan6.com, Jakarta - Momentum Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2026 bisa jadi titik awal yang pas untuk mulai hidup aktif berolahraga, terutama bagi yang selama ini masih menunda-nunda. Haornas menjadi salah satu momen penting untuk mengenang perjalanan olahraga Indonesia sekaligus mendorong masyarakat agar menjadikan olahraga sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.
Peringatan ini bermula dari penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) pertama pada 9 September 1948, yang kemudian ditetapkan secara resmi melalui Keputusan Presiden sebagai Hari Olahraga Nasional. Dalam rangka menyambut Hari Olahraga Nasional 2026, berikut beberapa tips mulai hidup aktif berolahraga yang bisa dicoba secara bertahap, tanpa perlu langsung memaksakan diri mengikuti program latihan berat.
1. Mulai dari Langkah-langkah Kecil
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4766698/original/_1709895645-purple-dumbbells-fitness-concept-isolated-white-background-fitness-concept-isolated-white-background-sport-body-building-concept-healthy-lifestyle-sport-diet-sport-equipment-copy-space.jpg)
Mengutip laman resmi National Health Service (NHS) Inggris, tidak semua orang terbiasa atau merasa nyaman dengan olahraga, sehingga menentukan langkah pertama kerap terasa berat. Solusinya, mulai saja dari hal-hal sederhana untuk menambah aktivitas fisik dalam keseharian, baru kemudian ditingkatkan secara bertahap setelah terbiasa.
Beberapa contoh sederhana yang bisa langsung dipraktikkan:
- Lebih memilih berdiri daripada duduk saat memungkinkan, misalnya di kereta atau bus, atau turun satu-dua halte lebih awal lalu berjalan kaki ke tujuan.
- Memarkir kendaraan sedikit lebih jauh dari lokasi tujuan agar ada tambahan jarak jalan kaki.
- Menggunakan tangga daripada lift, atau berjalan di eskalator bila memungkinkan.
- Membiasakan jalan kaki atau bersepeda saat mengantar-jemput anak sekolah beberapa kali dalam seminggu.
Setiap tambahan aktivitas tetap bermakna, baik dalam porsi kecil maupun besar — semakin banyak aktivitas fisik yang dilakukan, semakin besar pula manfaatnya. Karena itu, penting mencari cara agar perubahan kecil ini bisa bertahan dalam jangka panjang, sehingga hidup aktif berolahraga benar-benar menjadi kebiasaan, bukan sekadar semangat sesaat menyambut Haornas.
Advertisement
2. Pilih Aktivitas yang Disukai
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5264362/original/018924700_1750845857-happy-girl-cyclist-riding-mountain-bike-outside-adventure-travel.jpg)
Salah satu alasan utama banyak orang berhenti berolahraga di tengah jalan adalah karena memilih jenis olahraga yang sebenarnya tidak dinikmati. Agar kebiasaan aktif bergerak lebih mudah bertahan, cobalah beberapa jenis aktivitas fisik terlebih dahulu — mulai dari jalan santai, bersepeda, berenang, menari, hingga olahraga tim seperti futsal atau bulu tangkis.
Ketika aktivitas yang dipilih terasa menyenangkan, olahraga tidak lagi terasa sebagai kewajiban, melainkan bagian dari waktu istirahat yang ditunggu-tunggu. Ini juga membuat konsistensi lebih mudah dijaga dibanding memaksakan diri mengikuti tren olahraga tertentu yang sebenarnya kurang cocok dengan minat pribadi.
3. Tingkatkan Kekuatan Tubuh
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2924534/original/077372900_1569651822-max-libertine-nep8cl_5jhU-unsplash.jpg)
Selain aktivitas kardio seperti jalan kaki atau bersepeda, latihan kekuatan juga perlu dimasukkan dalam rutinitas untuk mendukung hidup aktif berolahraga secara menyeluruh. Latihan kekuatan membantu menjaga massa otot dan kepadatan tulang, yang keduanya berperan penting dalam menunjang aktivitas fisik sehari-hari, termasuk aktivitas sederhana seperti naik tangga atau mengangkat barang.
Latihan ini tidak harus dilakukan di pusat kebugaran dengan peralatan mahal. Gerakan sederhana seperti squat, push-up, atau plank di rumah sudah cukup sebagai permulaan, sebelum ditingkatkan intensitas dan variasinya secara bertahap.
Advertisement
4. Lakukan Bersama Orang Lain
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4750252/original/092802700_1708599848-Ilustrasi_olahraga_bersama_pasangan__lari__joging.jpg)
Menjaga motivasi sering kali menjadi tantangan terbesar saat baru mulai aktif berolahraga. Mengajak keluarga, teman, atau rekan kerja untuk berolahraga bersama bisa membantu menjaga semangat sekaligus menambah unsur kebersamaan dalam aktivitas fisik.
Bergabung dengan komunitas olahraga, mengikuti kelas kebugaran berkelompok, atau sekadar membuat janji rutin jalan pagi bersama tetangga juga bisa jadi cara efektif agar kebiasaan aktif bergerak tidak mudah berhenti di tengah jalan. Momentum Haornas 2026 bisa dimanfaatkan untuk mengajak orang-orang terdekat memulai kebiasaan ini bersama-sama.
Menyambut Hari Olahraga Nasional 2026, empat langkah di atas — mulai dari hal kecil, memilih aktivitas yang disukai, melatih kekuatan tubuh, hingga melakukannya bersama orang lain, bisa jadi pijakan awal yang realistis untuk benar-benar menjadikan hidup aktif berolahraga sebagai bagian dari keseharian, bukan sekadar rencana yang berhenti di niat.
5. Berikan Penghargaan untuk Diri Sendiri
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4592812/original/045820200_1695984542-gabin-vallet-J154nEkpzlQ-unsplash.jpg)
Buat target aktivitas dan berikan hadiah kecil kepada diri sendiri ketika berhasil mencapainya. Misalnya, setelah berjalan kaki dalam waktu cukup lama, Anda bisa bersantai sambil menonton satu episode acara televisi favorit. Penghargaan sederhana dapat membuat proses membangun kebiasaan aktif terasa lebih menyenangkan.
Advertisement
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Tips Mulai Hidup Aktif Berolahraga
1. Kapan Hari Olahraga Nasional diperingati?
Setiap 9 September, merujuk pada penyelenggaraan PON pertama tahun 1948, dan ditetapkan resmi melalui Keputusan Presiden.
2. Bagaimana cara mulai hidup aktif berolahraga bagi pemula?
Mulai dari aktivitas kecil sehari-hari seperti lebih banyak jalan kaki atau naik tangga, lalu tingkatkan secara bertahap.
3. Apakah harus memilih olahraga tertentu untuk mulai aktif bergerak?
Tidak harus. Pilih aktivitas fisik yang disukai agar kebiasaan berolahraga lebih mudah bertahan lama.
4. Apakah latihan kekuatan penting untuk pemula?
Ya, latihan kekuatan membantu menjaga massa otot, kepadatan tulang, dan mendukung aktivitas fisik lain sehari-hari.
5. Apa manfaat berolahraga bersama orang lain?
Membantu menjaga motivasi dan membuat kebiasaan aktif bergerak lebih konsisten.
Â
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9342535/original/041645600_1788773436-HOAX__11_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9342958/original/090035200_1788838614-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-08T103615.451.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/850960/original/018479100_1428984571-KAA3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9336194/original/011453800_1788145793-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-31T100906.764.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3258933/original/050240400_1601958570-photo-1571019613454-1cb2f99b2d8b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9342991/original/010814900_1788839657-Gemini_Generated_Image_tzzxzetzzxzetzzx.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4787316/original/036865900_1711603814-IMG_1905.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343212/original/006152900_1788847500-gabriel-E-b_VNmtGJY-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296007/original/084711600_1783999512-cropped-389f0ede-20ec-46a0-aafd-49e30ae447f5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9337237/original/012434200_1788238241-GI2iqFB1tx9Bjlq2lwcaKKXSjXK2lSxBOI65XhjR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4374139/original/096709100_1679981555-pexels-alena-darmel-8164742.jpg)