Liputan6.com, Jakarta - Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani mengungkapkan alasan di balik melonjaknya investasi dari Hong Kong yang menjadikannya sebagai investor terbesar ke Indonesia pada kuartal II 2026.
Rosan menjelaskan, para investor asing memahami setiap investasi memiliki risiko. Namun, selama risiko tersebut masih dapat diukur (calculated risk), mereka tetap bersedia menanamkan modal karena dapat memperhitungkannya dalam proyeksi keuntungan investasi.
"Mereka (investor) tahu untuk berinvestasi pasti ada risikonya. Tetapi selama risiko itu adalah resiko yang mereka bilang itu terukur atau calculated risk, mereka bisa build in pada saat mereka investasi, risiko itu mereka masukkan, oh kemudian yield-nya atau keuntungan investasi yang mereka harapkan itu berapa besar," kata Rosan dalam Konferensi Pers di kantor Presiden, Kamis (16/7/2026).
Advertisement
Menurut Rosan, dibandingkan sejumlah negara di kawasan ASEAN, Indonesia dinilai memiliki kondisi yang lebih stabil, baik dari sisi pertumbuhan ekonomi maupun situasi politik dan sosial. Faktor tersebut menjadi pertimbangan penting karena investasi asing langsung (foreign direct investment/FDI) merupakan komitmen jangka panjang.
"Dan mereka melihat di Indonesia ini relatif dibandingkan dengan negara-negara ASEAN lainnya begitu ya, misalnya dengan Thailand, Malaysia, kita relatif, kita ini stable. Stable dari segi pertumbuhan ekonomi, stable juga dari segi politik dan sosialnya," ujar Rosan.
Selain stabilitas, investor juga menilai tingkat keuntungan investasi di Indonesia masih menarik. Berdasarkan analisis para investor, tingkat pengembalian investasi atau internal rate of return (IRR) di Indonesia masih berada pada level yang dinilai layak dan kompetitif.
"So far mereka juga mempunyai analisa bahwa Indonesia ini, untuk investor asing maupun dalam negeri yang masuk itu return-nya itu acceptable. Dari internal rate of return-nya itu very acceptable begitu ya," katanya.
Kepastian Perizinan Dongkrak Kepercayaan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299193/original/024329700_1784199463-Menteri_Investasi_dan_Hilirisasi_Rosan_Roeslani-16_Juli_2026a.jpg)
Rosan mengatakan, pemerintah terus melakukan reformasi untuk memperbaiki iklim investasi. Salah satunya melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 28 yang diterbitkan pada Oktober tahun lalu untuk memberikan kepastian proses perizinan.
Melalui aturan tersebut, apabila kementerian teknis tidak memberikan keputusan sesuai batas waktu yang telah disepakati dalam service level agreement (SLA), Kementerian Investasi dapat langsung menerbitkan izin usaha.
"Oktober tahun lalu kita mengeluarkan peraturan pemerintah nomor 28 yang memberikan certainty dari segi perizinan. Dan itu sangat diapresiasi oleh para asosiasi di luar negeri, dan di dalam negeri, dan juga para potential investor dan investor yang sudah ada. Karena itu memberikan kepastian dari segi perizinan, oh sekarang kalau mereka apply untuk izin A, mereka tahu misalnya ini 10 hari, ya 10 hari izinnya keluar. minta 15 hari, ya 15 hari izinnya keluar," ujarnya.
Â
Advertisement
Mayoritas Investasi Hong Kong Berasal dari China
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562261/original/099153200_1776822644-Rosan_2.jpg)
Meski Hong Kong tercatat sebagai investor terbesar pada kuartal II 2026, Rosan menjelaskan, asal modal sesungguhnya tidak seluruhnya berasal dari Hong Kong. Banyak investasi yang sebenarnya berasal dari China, tetapi masuk ke Indonesia melalui Hong Kong sehingga tercatat berasal dari wilayah tersebut.
Ia menambahkan, investasi yang masuk melalui Hong Kong masih didominasi sektor hilirisasi, khususnya industri pengolahan mineral. Sektor tersebut menjadi salah satu fokus investasi asing seiring kebijakan pemerintah yang mendorong peningkatan nilai tambah sumber daya alam di dalam negeri.
“Oleh sebab itu, dan industri nya memang yang di Hongkong itu masih banyak berinvestasi di bidang hiilirisasi yang berhubungan dengan mineral," pungkasnya.
Â
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5567468/original/050020200_1777282004-cek_fakta_alsintan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4536545/original/069114500_1691974925-cek_fakta_satir_ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299087/original/053914000_1784192454-cek_fakta_-_Sherly_Tjoanda.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4691763/original/031604000_1702982141-Serangan_macan_tutul_melukai_tiga_orang_di_Guwahati-AP__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5573310/original/062516500_1777888921-IMG_4199.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1412168/original/032906400_1479724398-Indonesia.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264050/original/062227400_1782063258-063_2282639788.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298238/original/090944000_1784161387-messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4893064/original/098068400_1721122752-FotoJet.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297435/original/065011900_1784091222-000_C27U8NQ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298223/original/011449900_1784155410-063_2286282854.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288267/original/024620600_1783308427-eng10.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5936533/original/005039500_1778833892-063_2276293040.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298567/original/084606300_1784174337-000_C2B89X9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298224/original/042744300_1784155877-Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298444/original/012761000_1784171006-Argentina_s_Leandro_Paredes__5__falls_as_he_battles_for_the_ball_with_England_s_Jude_Bellingham.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298306/original/004606900_1784166640-tuchel.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298289/original/003845200_1784165599-063_2286277553.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298612/original/078139900_1784176536-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-16T113248.324.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298638/original/011169100_1784178463-IMG_2226.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293440/original/090158600_1783706879-Bali_PSEL.jpeg)