Kaharuddin Djenod Kembali jadi Direktur Utama, Ini Susunan Pengurus Baru PT PAL Indonesia

Ini adalah jajaran pengurus baru PT PAL Indonesia usai RUPST Defend ID pada Selasa, (26/5/2026).

Diterbitkan 27 Mei 2026, 00:22 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Kaharuddin Djenod kembali diangkat menjadi Direktur Utama PT PAL Indonesia. Hal itu diputuskan pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Holding Industri Maritim Defend ID, di Jakarta, Selasa (26/5/2026).

Sementara itu, pada jajaran dewan komisaris, Achmad Taufiqoerrochman ditetapkan sebagai wakil komisaris uttama, serta M. Firdausi Manti dan Hendradi Gunarso sebagai komisaris.

"Masa jabatan anggota-anggota direksi dan dewan komisaris yang diangkat sebagaimana yang dimaksud, paling lama sampai dengan penutupan RUPS Tahunan kelima sejak ditetapkannya keputusan ini,” ujar Direktur Utama PT LEN Industri, Joga Dharma Setiawan saat membacakan surat keputusan, dikutip dari keterangan resmi, Selasa pekan ini.

Dengan demikian, PT LEN Industri (Persero) bersama Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) selaku pemegang saham Seri B dan Seri A Dwiwarna telah menetapkan susunan terbaru Direksi dan Dewan Komisaris PT PAL Indonesia.

Dengan  pengukuhan pemberhentian, perubahan nomenklatur, pengalihan tugas, serta pengangkatan anggota direksi dan dewan Komisaris, susunan terbaru pengurus PT PAL Indonesia adalah sebagai berikut:

Direksi PT PAL Indonesia

Direktur Utama: Kaharuddin Djenod Daeng Manyambeang

Direktur Keuangan dan SDM: Pramusti Indrascaryo

Direktur Pemasaran: Wiyono Komodjojo

Direktur Produksi: Diana Rosa

Direktur Teknologi dan Manajemen Risiko: Briljan Gazalba

Dewan Komisaris PT PAL Indonesia

Komisaris Utama: Muhammad Ali

Wakil Komisaris Utama: Achmad Taufiqoerrochman

Komisaris: M. Firdausi

Komisaris: Hendradi Gunarso

Komisaris Independen: Tri Harsono

Sekretaris Perusahaan PT PAL Indonesia, Rayssa Audryn Firdauzy, mengatakan perubahan susunan pengurus ini diharapkan semakin memperkuat langkah PT PAL Indonesia dalam menjalankan transformasi perusahaan yang saat ini telah memasuki fase tahap akhir atau end stage transformation.

"Keberlanjutan kepemimpinan diharapkan dapat menjadi penggerak untuk mempercepat pencapaian tujuan transformasi perusahaan, sekaligus memperkuat posisi PT PAL sebagai industri maritim dan pertahanan nasional yang modern, tangguh, dan berdaya saing global,” kata Rayssa.

Kinerja Perseroan

Pada RUPST Tahun Buku 2025, PT PAL Indonesia juga mencatatkan kinerja positif.  Perusahaan membukukan kenaikan signifikan laba bersih sebesar 108,58% dibandingkan 2024.

Peningkatan tersebut didorong oleh percepatan proses produksi, efisiensi operasional secara menyeluruh, serta akselerasi digitalisasi yang meningkatkan efektivitas kinerja perusahaan.

"Pencapaian ini hasil dari upaya efisiensi berkelanjutan melalui digitalisasi proses operasional," ujar Direktur Utama PT PAL Indonesia, Kaharuddin Djenod, saat menyampaikan laporan kinerja.

Sebagai bagian dari strategi jangka panjang perusahaan, PT PAL Indonesia saat ini tengah menjalankan transformasi Industri Maritim 4.0 yang mencakup perubahan model bisnis, budaya kerja, hingga arah strategi perusahaan. Implementasi transformasi tersebut dijalankan melalui lima pilar utama, salah satunya transformasi digital yang mengintegrasikan proses manajemen proyek, pengelolaan sumber daya manusia, hingga rantai pasok ke dalam sistem terpadu guna meningkatkan efisiensi perusahaan.

Transformasi juga dilakukan pada sektor produksi melalui modernisasi fasilitas, reorganisasi alur kerja, serta peningkatan kapasitas fabrikasi. Langkah tersebut berdampak pada peningkatan kapasitas sekaligus percepatan proses produksi.

"Saat ini kami mampu menghasilkan 50 blok kapal per bulan dan waktu pengerjaan di dock berhasil dipangkas menjadi enam bulan dari sebelumnya mencapai dua tahun,” pungkas Kaharuddin.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6