Liputan6.com, Jakarta - Perum Bulog mencatatkan peningkatan serapan beras dan jagung dari petani lokal hingga awal April 2026 ini. Kedua serapan tersebut diklaim mencatatkan rekor terbesar sepanjang sejarah dalam kurun periode tertentu.
Direktur Utama Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani mengungkapkan telah berhasil menyerap 1,6 juta ton gabah setara beras hingga 5 April 2026.
"Realisasi pengadaan gabah dan beras sampai dengan 5 April 2026 itu sekitar 1,6 juta ton dari target 4 juta. Ini juga target tertinggi sepanjang sejarah Indonesia merdeka di bulan April sampai 1,6 (juta ton), biasanya di bawah 1 juta kita. Ini luar biasa," kata Rizal dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi IV DPR, Selasa (7/4/2026).
Advertisement
Rizal menyampaikan, stok cadangan beras pemerintah (CBP) yang dikuasai Bulog telah mencapai 4,59 juta ton per 5 April 2026. Gudang Bulog masih bisa menampung sekitar 1,07 juta ton lagi.
"Dengan perincian kudang yang kami sewa itu totalnya mencapai 2 juta ton. Kemudian yang sedang proses sewa lanjutan 7,62 (juta ton) dan sedang proses bangun sekitar 250 ton," sambungnya.
Lalu, Bulog telah menyerap 131.673 ton jagung pipil kering pasa periode yang sama sejak awal tahun. Angka ini juga disebut sebagai serapan tertinggi Bulog. "Kemudian untuk cadangan jagung pemerintah, ini juga sampai dengan hari ini totalnya ada 175.598 ton," bebernya.
Â
Ada El Nino Godzilla
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4565722/original/096542400_1693995924-20230906-Kekeringan_di_Sawah-ANG_4.jpg)
Sebelumnya, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyadari tantangan sektor pangan pada 2026 ini, seperti adanya kemarau ekstrem yang disebut El Nino Godzilla. Namun, stok beras dipastikan mampu memenuhi kebutuhan nasional.
Amran menyadari kali ini ada tantangan dampak rembetan dari perang antara Amerika Serikat (AS) - Israel dan Iran. Ini menimbulkan kekhawatiran krisis pangan global.
"Selain krisis pangan global, Indonesia dihadapkan pada ancaman kemarau yang akan terjadi pada sebagian besar wilayah Indonesia, yang kita beri nama El Nino Godzilla," kata Amran dalam Rapat Kerja dengan Komisi IV DPR, Selasa (7/4/2026).
Â
Advertisement
Stok Beras Cukup
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4565723/original/073347600_1693995925-20230906-Kekeringan_di_Sawah-ANG_5.jpg)
Mengacu data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kemarau ekstrem ini akan dimulai sejak April hingga Agustus 2026. Adapun, Nusa Tenggara Timur (NTT) akan jadi wilayah pertama yang diprediksi mengalami kemarau.
Melihat prediksi perluasan El Nino Godzilla tadi, Amran memastikan stok pangan cukup. Cadangan beras pemerintah (CBP) tembus 4,6 juta ton per 7 April 2026. Jumlah ini cukup untuk konsumsi sepanjang tahun, termasuk jika ada kemaran esktrem.
"Ini tertinggi sepanjang sejarah. Kondisi stok beras nasional di Indonesia dipastikan aman untuk 10-11 bulan ke depan. Di sisi lain El Nino diperkirakan 6 bulan. Jadi insya Allah pangan kita aman. Meski konflik di Timur Tengah mulai mengganggu rantai pasok global," tutur Amran.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4866719/original/017032400_1718697583-Pajak1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5497481/original/095565600_1770631238-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-09T163415.626.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292785/original/068110200_1783657736-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-10T112807.834.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292724/original/032902100_1783654519-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-10T102917.054.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5306016/original/075548100_1754373581-1000012982.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293456/original/054507100_1783717417-000_B9W36UY.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293465/original/017817900_1783718956-063_2285562554.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293455/original/048931800_1783717383-000_B9W36VN.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9110960/original/024723100_1783047145-sp7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289078/original/032461700_1783391107-bel11.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291435/original/001786200_1783562166-argentina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292618/original/088093700_1783634462-000_B9T74UT.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264044/original/048184800_1782061399-063_2282635876.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261560/original/020942400_1781744954-AP26168812020257.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289370/original/055592900_1783402351-belgia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262483/original/075097700_1781805987-Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1223093/original/001717500_1462280591-20160503-Pasar--Inflasi-Masih-Terkendali-Hingga-Juni-Jakarta-Angga-Yuniar-01.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3337097/original/098406000_1609328704-20201230-Rupiah-Ditutup-Menguat-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4838025/original/038947300_1716251141-Bulog_serap_cadangan_beras_mencapai_1.85_juta_ton-IMAM_1.jpg)