Damri dan Dinsos DKI Jakarta Kerja sama Pulangkan Warga Terlantar

Selama 11 bulan atau pada Februari-Desember 2026, Damri bekerja sama dengan Dinsos DKI Jakarta akan menganter pulang warga terlantar ke daerah asal.

Diterbitkan 27 Februari 2026, 09:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Perum Damri menjalin kerja sama strategis dengan Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta, dalam penyediaan layanan transportasi bagi pemulangan warga terlantar ke daerah asal. Kolaborasi ini berlangsung selama 11 bulan pada Februari-Desember 2026.

Dalam kerja sama ini, Damri tidak hanya menyediakan sarana transportasi, tetapi juga memastikan setiap warga terlantar mendapatkan pelayanan yang manusiawi.

Head of Corporate Communication P Septian Adri S mengatakan, ruang lingkup pekerjaan mencakup seluruh tahapan, mulai dari pendaftaran, pengangkutan penumpang, hingga penanganan barang bawaan warga ke daerah tujuan.

"Kami memandang tugas ini lebih dari sekadar kontrak operasional. Ini adalah misi kemanusiaan untuk menjadi ‘jembatan pulang’ bagi mereka yang kehilangan akses mobilitas agar dapat kembali ke daerah asal dengan aman dan bermartabat," ujarnya dalam pernyataan tertulis, Jumat (27/2/2026).

"Tak hanya armada yang layak, kerja sama ini menjamin tiga aspek utama; perlindungan asuransi perjalanan, kerahasiaan data pribadi warga, serta integritas layanan yang bebas pungli dan biaya tambahan bagi penerima manfaat," dia menekankan.

Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta, Maria Margaretha, menyampaikan bahwa langkah ini adalah bagian dari pengkoordinasian kebijakan rehabilitasi sosial bagi warga yang tidak dapat memenuhi kebutuhan jasmani dan sosialnya.

"Sinergi ini memastikan akses mobilitas yang inklusif, di mana tidak ada satu pun warga yang tertinggal dalam mendapatkan layanan sosial dasar," ungkapnya.

Adapun layanan pemulangan dilaksanakan menggunakan armada Damri yang telah memenuhi standar keselamatan dan kelayakan operasional, didukung kru armada profesional. Selain itu, setiap perjalanan juga dilengkapi dengan jaminan perlindungan perjalanan sesuai ketentuan yang berlaku.

 

DAMRI Buka Akses Baru Lintas Negara Rute Putussibau-Kuching

Sebelumnya, DAMRI kembali menambah layanan angkutan lintas batas negara, yakni rute Putussibau-Kuching. Angkutan tersebut menghubungkan ibu kota Kabupaten Kapuas Hulu di Kalimantan Barat dengan ibu kota Sarawak, Malaysia. 

Head of Corporate Communication DAMRI P Septian Adri S mengatakan, rute Putussibau-Kuching menjadi bagian dari komitmen dalam memperkuat konektivitas wilayah perbatasan. 

"Kami melihat potensi besar dari pergerakan wisata, ekonomi lokal, hingga interaksi sosial lintas negara yang dapat tumbuh melalui layanan ini," ujar dia, Selasa (23/12/2025).

Adri mengutarakan, rute ini menghubungkan dua wilayah dengan karakter destinasi yang saling melengkapi. Putussibau sebagai pusat pemerintahan dan ekonomi Kapuas Hulu, dikenal sebagai gerbang menuju kawasan ekowisata unggulan seperti Taman Nasional Danau Sentarum dan Betung Kerihun. 

 

Pusat Pariwisata

Lebih dari separuh wilayah Kapuas Hulu merupakan kawasan konservasi, dengan Sungai Kapuas sebagai urat nadi kehidupan masyarakat, transportasi, serta aktivitas ekonomi berbasis alam dan budaya Dayak.

Sementara itu, Kuching sebagai ibu kota Sarawak menawarkan kekayaan budaya dan sejarah, ditandai dengan museum, kawasan waterfront yang tertata, serta infrastruktur kota yang ramah wisatawan. 

Kota ini juga dikenal aman, tertib, dan memiliki biaya hidup relatif terjangkau, menjadikannya salah satu pusat pariwisata dan jasa di Malaysia Timur.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6