Liputan6.com, Jakarta - Tren busana muslim perempuan bertajuk baju bini orang atau binor kian mencuri perhatian menjelang Lebaran 2026. Gaya berpakaian yang identik dengan sosok publik figur Inara Rusli ini tidak hanya ramai di media sosial, tetapi juga memberi dampak nyata terhadap pergerakan ekonomi sektor modest fashion.
Modest fashion specialist sekaligus co-founder Markamarie, Franka Soeria, menyebut tren binor muncul sebagai fenomena musiman yang dipicu figur tertentu, serupa dengan tren mukena Syahrini yang sempat mendominasi Lebaran pada tahun-tahun sebelumnya.
“Untuk binor memang lagi tren karena sosok tertentu, ya, seperti Inara Rusli. Ini mirip Lebaran sebelumnya, saat ada tren mukena Syahrini dan lainnya,” ujar Franka kepada Liputan6.com, dikutip Selasa (24/2/2026).
Advertisement
Menurut Franka, tren binor menonjolkan gaya feminin yang lembut dan romantis. Ciri khasnya antara lain detail lengan berkaret menyerupai gaun putri, penggunaan bahan bertekstur dengan sentuhan transparan seperti tulle atau kain menerawang, serta dominasi warna putih dan pastel yang memberi kesan anggun.
Seperti tren Lebaran pada umumnya, kemunculan binor turut mendongkrak omzet pelaku usaha fesyen muslim. Banyak toko, baik online maupun offline, berlomba menghadirkan koleksi serupa demi menangkap permintaan pasar.
"Tren Lebaran itu selalu bisa menaikkan omzet. Makanya hampir semua toko baju coba jual produk binor ini,” kata Franka.
Namun, di tengah kondisi ekonomi masyarakat saat ini, konsumen dinilai semakin rasional. Harga menjadi faktor utama dalam keputusan belanja. Menurut Franka, tren fesyen yang sifatnya sementara membuat pembeli enggan mengeluarkan biaya besar.
“Kalau beli baju yang lagi tren, enggak harus mahal. Karena trennya cepat selesai dan dianggap enggak dipakai jangka panjang. Biasanya konsumen pilih yang murah,” jelasnya.
Ia menambahkan, tak sedikit konsumen yang membeli lebih dari satu potong pakaian agar tetap terlihat up to date selama tren berlangsung, namun tetap dengan harga yang terjangkau.
Musim Lebaran Periode Paling Agresif untuk Industri Busana
Franka mengungkapkan, musim Lebaran merupakan periode paling agresif bagi industri busana muslim. Bahkan, ada brand yang mampu mencatat omzet hingga Rp4 miliar hanya dalam satu musim Lebaran, meski harga jual per item berada di kisaran Rp200 ribu.
“Itu contoh brand yang sukses, ya. Untuk pedagang besar seperti di Tanah Abang, biasanya mereka punya rantai produksi sendiri, dari konveksi sampai toko bahan. Jadi harga modalnya sangat efisien dan harga retail bisa murah banget,” ujarnya.
Budaya seragaman keluarga saat Lebaran juga menjadi penggerak utama penjualan. Konsep sarimbit dengan peruntukan bagi ibu, ayah, hingga anak, mendorong pembelian dalam paket lengkap, yang secara langsung memperbesar nilai transaksi.
Bahkan di luar musim Lebaran, Franka menyebut ada brand busana muslim yang mampu meraih pendapatan lebih dari Rp1 miliar per pekan melalui penjualan online. Meski demikian, ia menekankan tidak semua pelaku usaha meraih hasil serupa.
“Yang sukses memang besar, tapi banyak juga yang biasa saja. Meski begitu, Lebaran tetap jadi ajang jualan paling serius karena budaya seragaman itu benar-benar berdampak ke ekonomi,” katanya.
Karena potensi tersebut, promosi besar-besaran dilakukan jauh hari. Untuk brand dengan sistem reseller, bocoran koleksi Lebaran bahkan sudah dilakukan sejak akhir tahun sebelumnya.
“Reseller biasanya sudah spill baju Lebaran dari akhir tahun lalu,” ujar Franka.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5463779/original/049305200_1767670885-Screenshot_2026-01-06_103951.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4919749/original/034086800_1723781524-000_36EC7XK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2892802/original/045596000_1566805482-20190826-Jokowi-sebut-kaltim-jadi-ibu-kota-baru-ANGGA-8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8208033/original/056349800_1781066890-063_2280813255.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3922241/original/ACg8ocLiduGnZHRBjjMjUWh6q-RwE-SYgH4nCoP-IUfORduHSVi_-g%3Ds200.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5510990/original/084585500_1771851303-Tren_binor.jpeg)


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8650687/original/066270800_1782664551-South_Korea_head_coach_Hong_Myung-bo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8229349/original/096793100_1781089763-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258052/original/073135800_1781307011-cyle_larin_selebrasi_kanada_bosnia_ap_sam_balkansky.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260736/original/098764200_1781652814-norwe.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263744/original/028849200_1781996788-AP26171656106233.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263772/original/067560900_1782010379-jerman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8452423/original/071248000_1782349365-neymar_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8621093/original/089503900_1782612244-063_2283639746.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262483/original/075097700_1781805987-Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257797/original/022434900_1781257127-South_Africa_s_Themba_Zwane__11__receives_a_red_card.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262509/original/033331100_1781827688-063_2282269735.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257126/original/025840700_1781221894-AP26162777114808.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2208427/original/036977300_1525940688-20180504-Ramai-Ramai-Umrah-Sambut-Ramadan-AP-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4403008/original/008750000_1681991372-20230420-Pemantauan-Hilal-Iqbal-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4794498/original/094041800_1712230691-20240404-Harga_Bahan_Pangan_Naik-ANG_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5454884/original/058290100_1766579884-Menhub_Dudy_Purwagandhi-24_Desember_2025.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1736918/original/048236900_1507776245-planning-hero-720x240.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5551639/original/014519400_1775732129-Pedagang_di_Pasar_Senen-9_April_2026c.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5551053/original/097487400_1775716833-Arus.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4392354/original/038664200_1681288233-mufid-majnun-P4ONXslEkxM-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5550174/original/051288700_1775639953-Operasi_Ketupat_Lantas.jpeg)