Liputan6.com, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas gangguan perjalanan kereta api yang terjadi di jalur Pantura Jawa Tengah, khususnya pada petak jalan antara Stasiun Kaliwungu dan Stasiun Kalibodri, Kabupaten Kendal.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menjelaskan bahwa gangguan tersebut dipicu oleh luapan air akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak Kamis (15/1/2026) malam.
Kondisi tersebut menyebabkan jalur terendam hingga batas kepala rel serta menimbulkan gogosan, sehingga perjalanan sejumlah kereta api dari arah barat ke timur maupun sebaliknya harus dihentikan sementara demi menjaga keselamatan.
Advertisement
“Penghentian sementara perjalanan dilakukan sebagai langkah pengamanan. Keselamatan pelanggan dan perjalanan kereta api menjadi prioritas utama,” ujar Anne.
Petugas KAI segera melakukan penanganan di lokasi terdampak. Seiring dengan curah hujan yang mulai menurun, jalur antara Stasiun Kaliwungu dan Stasiun Kalibodri kembali dapat dilintasi pada Jumat dini hari. Namun demikian, perjalanan kereta api masih diberlakukan pembatasan kecepatan hingga kini maksimal 40 km per jam sambil menunggu penyelesaian perbaikan prasarana.
Dampak dari kondisi tersebut menyebabkan keterlambatan 18 perjalanan KA penumpang antarkota, dengan waktu keterlambatan berkisar 8 menit hingga sekitar 2,5 jam. Keterlambatan terjadi akibat pengaturan perjalanan dan antrean kereta api untuk menunggu jalur dinyatakan aman.
“Saat ini, perjalanan kereta api di jalur Pantura Jawa Tengah berangsur kembali normal. Petugas tetap melakukan pemantauan dan perbaikan lanjutan agar layanan kepada pelanggan dapat berjalan lancar,” tambah Anne.
KAI kembali menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan yang terdampak atas ketidaknyamanan perjalanan serta mengucapkan terima kasih atas pengertian dan kesabaran selama proses penanganan berlangsung.
Viral Rel Kereta Sepanjang 3 Meter Nyaris Dicuri di Jatinegara, Polisi Buru Pelaku
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5474597/original/046623900_1768492545-WhatsApp-Image-2025-12-19-at-13.53.38-2.jpeg)
Sebuah video yang memperlihatkan sejumlah orang diduga hendak mencuri potongan rel kereta api bekas di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur, viral di media sosial. Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu, 14 Januari 2026.
Dalam video yang diunggah akun Instagram @info.jakartatimurr, terlihat potongan rel kereta api sepanjang sekitar tiga meter tergeletak di pinggir jalan dan hendak dibawa kabur.
Aksi tersebut sempat diketahui petugas keamanan Stasiun Jatinegara, yang memergoki para terduga pelaku saat berusaha membawa besi rel yang sudah tidak terpakai tersebut.
Terkait kejadian ini, polisi menyatakan tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut. Aparat juga memburu para pelaku yang diduga terlibat dalam aksi pencurian rel kereta api tersebut.
“Kami masih melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap para pelaku,” kata Kapolsek Jatinegara Kompol Samsono dikutip dari Antara, Kamis (15/1/2026).
"Ada tujuh orang anak remaja yang datang lalu mengambil rel bekas sudah tidak terpakai dan tidak terpasang yang tergeletak namun saat rel tersebut hendak dibawa," sambungnya.
Tak lama kemudian, anggota Polri yang kebetulan melintas di lokasi berhenti untuk memastikan situasi tetap aman.
Advertisement
Bukan Rel Aktif
Petugas keamanan stasiun pun mengamankan rel bekas tersebut dan membawanya kembali ke dalam area stasiun.
"Petugas sekuriti Stasiun Jatinegara memergokinya sehingga terduga pelaku langsung kabur dengan meninggalkan besi rel tersebut di pinggir jalan. Setelah itu sekuriti Stasiun Jatinegara membawa rel tersebut ke dalam area stasiun," ujarnya.
Samsono menegaskan, rel yang hendak dibawa para terduga pelaku bukanlah rel aktif jalur kereta api. Rel tersebut merupakan rel bekas yang sudah tidak terpakai dengan panjang sekitar tiga meter.
"Bekas tersebut adalah rel potongan yang tidak terpasang yang biasanya digunakan untuk menutup sementara tembok stasiun yang jebol, sedangkan rel aslinya sepanjang 25 meter," katanya.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8528276/original/060137100_1782459682-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-26T143742.924.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259258/original/056986600_1781493541-3549582318816429688.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8519902/original/067689300_1782446978-Tugas__41_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8520488/original/002175600_1782447973-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-26T112427.080.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/7029/original/065415200_1744906934-1000023100.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5474672/original/039878600_1768528837-WhatsApp_Image_2026-01-16_at_08.49.17.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/934935/original/034536700_1437647124-AP_173328494831.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264147/original/086220300_1782096373-063_2282523599.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/916085/original/009668100_1435788780-Cover.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261449/original/024360400_1781704034-000_B7CB6XN.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8530300/original/023508000_1782462492-AP26175847717345.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8528304/original/000911800_1782459714-AP26177049351866.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5448078/original/040755400_1765983961-Barcelona-Pau-Cubarsi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8525155/original/017274300_1782455154-AP26176798846634.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8524757/original/078321100_1782454482-AP26176835585287.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8524143/original/085744300_1782453577-Yuto_Nagatomo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8520782/original/001156700_1782448403-turki.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5378177/original/005816700_1760215354-Spain_s_Mikel_Oyarzabal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3349267/original/077140300_1610621666-WhatsApp_Image_2021-01-14_at_12.19.22_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6696969/original/099791500_1779516880-05f96434-0eff-4900-990e-b52bfeaa52f5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8231736/original/082184600_1781092165-DSC02067.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7675137/original/096948300_1780469988-1000336307.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259940/original/040140800_1781522285-1001363204.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259167/original/056757200_1781489186-360718.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5567053/original/064876600_1777263775-1000301298.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256949/original/040197200_1781178569-1001363176.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5446117/original/028221500_1765873306-1000023609.jpg)