Minat KPR Rumah Subsidi Meningkat, Gen Z dan Milenial Dominasi Akses BP Tapera

Gen Z dan milenial dominasi pengakses rumah subsidi dengan persentase mencapai 62,03%.

Diterbitkan 15 Januari 2026, 17:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Minat generasi muda terhadap rumah subsidi terus menunjukkan tren positif. Komisaris BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho, mengungkapkan bahwa kelompok usia Gen Z dan milenial justru menjadi pengguna terbesar dalam mengakses program perumahan subsidi, sekaligus mematahkan anggapan bahwa anak muda enggan memiliki rumah.

Berdasarkan data BP Tapera, sebanyak 172.991 orang atau 62,03 persen pengakses program perumahan berada pada rentang usia 19 hingga 30 tahun. Menurut Heru, angka ini menandakan meningkatnya kesadaran generasi muda akan pentingnya memiliki rumah sejak dini.

“Ini artinya milenial dan Gen Z yang justru banyak mulai sadar pentingnya memiliki rumah,” kata Heru di Ruang Kantor Kementerian PKP, Kamis (15/1/2026).

Ia menambahkan, saat ini banyak anak muda, termasuk yang masih berstatus lajang, sudah berani mengambil keputusan besar dengan membeli rumah sendiri melalui skema cicilan. Langkah ini dinilai sebagai perubahan pola pikir generasi muda dalam merencanakan masa depan.

“Banyak anak muda yang masih single sudah berani memutuskan memiliki rumah sendiri dengan cara mengangsur,” ujarnya.

 

Stigma Malas

Heru menegaskan, data tersebut sekaligus membantah stigma yang selama ini melekat pada Gen Z dan milenial yang disebut malas atau tidak tertarik memiliki rumah. Fakta di lapangan justru menunjukkan sebaliknya.

“Gen Z dan milenial yang katanya malas punya rumah, nyatanya enggak terbukti,” tegasnya.

Melihat tren tersebut, BP Tapera optimistis minat generasi muda terhadap rumah subsidi, khususnya rumah tapak, akan semakin meningkat pada 2026. Heru menilai potensi pasar dari segmen Gen Z dan milenial masih sangat besar.

“Ini memberikan harapan di tahun 2026. Rumah subsidi tapak akan semakin menarik bagi Gen Z dan milenial karena potensi market-nya sangat besar,” jelas Heru.

 

Usia yang Lebih Matang

Sementara itu, dari sisi usia yang lebih matang, data menunjukkan bahwa kelompok Gen X atau usia 31 hingga 40 tahun hanya mencakup 26,72 persen atau sekitar 74.538 orang dari total pengakses program.

Angka ini semakin menegaskan dominasi generasi muda dalam program perumahan subsidi BP Tapera.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6