355 Ribu Orang Tinggalkan Jawa ke Sumatera saat Momen Natal dan Tahun Baru 2025/2026

Kombinasi momentum libur Natal dan kebijakan work from anywhere (WFA) mendorong pergerakan masyarakat mulai meningkat H-1 libur Natal dan Tahun Baru 2026.

Diterbitkan 26 Desember 2025, 09:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Jalur penyeberangan Jawa–Sumatera menunjukan peningkatan signifikan selama arus Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat, total 355.709 orang tinggalkan Jawa menuju Sumatera sejak H-10 hingga H-1 Natal 2025. 

Jumlah itu meningkat 3,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 344.475 orang. Pergerakan tersebut dicatat dari tiga pelabuhan penyeberangan dari Jawa ke Sumatera, yakni Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan BBK Bojonegara. 

Adapun total kendaraan yang menyeberang tercatat 82.757 unit, relatif stabil dengan sedikit penyesuaian dibandingkan tahun lalu.

Di sisi sebaliknya, pergerakan penumpang dari Sumatera menuju Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni, Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu pada periode H-10 hingga H-1 tercatat sebanyak 318.265 orang. Sedangkan total kendaraan mencapai 79.890 unit atau meningkat 4,9 persen dibandingkan realisasi tahun lalu.

Direktur Utama ASDP Heru Widodo menjelaskan, peningkatan trafik tersebut dipicu oleh kombinasi momentum libur Nataru, serta kebijakan work from anywhere (WFA) yang akan berlangsung pada 29–31 Desember 2025. 

Kondisi ini mendorong sebagian masyarakat memilih berangkat lebih awal untuk menghindari kepadatan di puncak arus.

"Libur Natal yang jatuh pada 25 Desember dimanfaatkan sebagian pengguna jasa untuk pulang lebih awal dan berkumpul bersama keluarga. Ditambah dengan momentum libur Nataru serta kebijakan WFA, pergerakan masyarakat mulai meningkat sejak H-1," ujar Heru, Jumat (26/12/2025).

Lonjakan Mobil dan Bus ke Sumatera 

Data Posko Merak mencatat, realisasi kendaraan roda empat yang menyeberang dari Jawa menuju Sumatera pada H-1 Natal mencapai 4.639 unit. Meningkat 11,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 4.157 unit. 

Lonjakan lebih tinggi terjadi pada kendaraan bus, dengan total 494 unit atau meningkat 40,7 persen dibandingkan realisasi tahun lalu sebanyak 351 unit.

Sementara dari arah Sumatera menuju Jawa, Posko Bakauheni mencatat pergerakan kendaraan roda empat mencapai 3.989 unit atau naik 12,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 3.558 unit. 

Untuk kendaraan bus, tercatat sebanyak 545 unit, yang menunjukkan adanya pergeseran pola perjalanan masyarakat antarwilayah.

Puncak Arus Libur Tahun Baru 2026

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memprediksi, puncak arus libur Tahun Baru 2026 akan terjadi pada 30 dan 31 Desember 2025.

Mengantisipasi peningkatan penumpang, General Manager ASDP Cabang Merak Umar Imran Batubara menegaskan, pihaknya telah melakukan penguatan manajemen operasional dan pengaturan pola layanan di lapangan. 

"Kami melakukan pengaturan ritme sandar kapal dan pengelolaan antrean kendaraan secara dinamis. Fokus kami adalah menjaga kelancaran arus kendaraan, terutama bus dan kendaraan pribadi yang meningkat signifikan sejak H-1 Natal," terang Umar.

 

Anak Usaha ASDP Indonesia Siapkan Lintasan Ferry Rute Surabaya-Labuan Bajo

Sebelumnya, PT Jembatan Nusantara (JN) tengah menyiapkan rencana ekspansi layanan kapal ferry jarak jauh (LDF) untuk lintasan Surabaya-Labuan Bajo.

Lintasan ini akan menghubungkan Pulau Jawa dengan Nusa Tenggara Timur (NTT), dengan harapan memperkuat konektivitas logistik antarwilayah dan mendukung potensi pariwisata di kawasan timur Indonesia.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Heru Widodo menegaskan peran strategis PT Jembatan Nusantara (JN) sebagai anak usaha yang mendukung konektivitas antarwilayah. Sekaligus memperkuat layanan logistik yang berperan penting dalam pemerataan distribusi kebutuhan pokok masyarakat.

"Jembatan Nusantara menjadi mitra penting dalam memastikan kelancaran pergerakan orang, barang, serta logistik yang menjadi tulang punggung perekonomian nasional. Kami berkomitmen agar masyarakat di berbagai wilayah, khususnya daerah kepulauan, tetap mendapatkan akses transportasi yang terjangkau, andal, dan selamat," ujarnya, Selasa (9/9/2025).

Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Shelvy Arifin menambahkan, Jembatan Nusantara saat ini telah menjadi backbone dalam layanan long distance ferry, khususnya pada lintasan Balikpapan-Parepare yang menghubungkan Kalimantan dan Sulawesi. Jalur ini dilayani oleh dua armada utama, yaitu KMP Swarna Bahtera dan KMP Madani Nusantara.

"Kolaborasi ASDP dan JN memperkuat posisi kami sebagai perusahaan transportasi terintegrasi. Layanan LDF yang dioperasikan JN terbukti menjadi jalur vital dalam menjaga kelancaran pasokan logistik, mulai dari hasil pertanian, bahan kebutuhan pokok, hingga material pembangunan," jelasnya.

 

Operasikan 53 Kapal

Saat ini, Jembatan Nusantara mengoperasikan 53 kapal dengan melayani 19 lintasan aktif, terdiri dari 18 lintasan short distance ferry (SDF) dan 1 lintasan long distance ferry (LDF). 

Dari periode Januari-Juli 2025, tercatat total 1.384.098 unit kendaraan dan 463.700 penumpang telah dilayani. Kendaraan roda dua mendominasi dengan 805.501 unit, disusul mobil barang sebanyak 405.333 unit, dan mobil penumpang sebanyak 173.714 unit.

Adapun muatan yang mendominasi di lintasan Balikpapan-Parepare adalah pertanian, kebutuhan pokok, dan material pembangunan.

Jalur ini menjadi penghubung vital yang tidak hanya memastikan suplai pangan tetap stabil, tetapi juga mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah timur Indonesia.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

  • liputan6
    PT ASDP Indonesia Ferry adalah salah satu perusahaan BUMN yang bergerak di bidang jasa angkutan penyeberangan.
    ASDP Indonesia Ferry
  • liputan6
    Perayaan Natal adalah momen penting yang merangkum sejarah panjang, makna spiritual mendalam, dan beragam tradisi unik di seluruh dunia, berpusat pada kelahiran Yesus Kristus.
    Natal
  • liputan6
    Perayaan Tahun Baru adalah momen global yang ditandai dengan berbagai tradisi dan kebiasaan unik di seluruh dunia, seringkali melibatkan refleksi, harapan baru, dan kebersamaan.
    Tahun Baru
  • jawa
  • Sumatera
  • Jalur Penyeberangan