5,5 Juta ASN Didorong Perkuat Pelayanan Publik dan Reformasi Birokrasi

Peringatan HUT Korpri ke-54 menegaskan peran ASN sebagai motor reformasi birokrasi dan penggerak transformasi digital.

Diterbitkan 01 Desember 2025, 20:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Peringatan Hari Ulang Tahun ke-54 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) menjadi momentum penting untuk menegaskan kembali peran Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai pilar utama birokrasi.

Bertempat di Lapangan Monas, Jakarta, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) sekaligus Ketua Umum Dewan Pengurus Korpri Nasional, Zudan, memimpin langsung jalannya peringatan dengan mengusung tema “Bersatu, Berdaulat, Bersama KORPRI Mewujudkan Indonesia Maju.”

Zudan menegaskan bahwa Korpri bukan hanya organisasi profesi, tetapi kekuatan moral dan birokrasi yang memastikan jalannya pemerintahan berlangsung bersih, efektif, dan berkeadilan.

Ia menekankan bahwa semangat solidaritas dan persatuan harus terus menjadi napas perjuangan para ASN.

"Kita semua patut berbangga, karena di mana pun tugas negara memanggil, dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas hingga Pulau Rote, anggota Korpri selalu hadir, tetap setia mengabdi, dan tidak pernah lelah berjuang untuk kemajuan bangsa dan kesejahteraan masyarakat," ujarnya dikutip dari keterangan tertulis, Senin (1/12/2025).

Momentum ini menjadi ruang refleksi bagi seluruh ASN agar terus bekerja dengan ketulusan, memperkuat pelayanan publik, dan menjaga keutuhan negara dalam setiap tugas yang dijalankan.

 

8 Tekad Kesiapsiagaan Korpri

Dalam kesempatan tersebut, Zudan mendeklarasikan Apel Kesiapsiagaan Korpri sebagai penutup tahun 2025 dan pijakan memasuki 2026. Ia mengajak 5,5 juta ASN untuk menerapkan 8 Tekad Kesiapsiagaan Korpri, mulai dari memperkuat persatuan, menjaga netralitas, hingga meningkatkan profesionalisme di era digital.

Delapan tekad tersebut mencakup semangat menolak KKN dan pungli, memperkuat empati sosial khususnya bagi warga terdampak bencana, serta memastikan anggaran negara dan daerah digunakan efektif untuk pembangunan prioritas. Korpri juga diarahkan untuk menjadi motor transformasi digital birokrasi sekaligus penjaga integritas aparatur negara.

Zudan menekankan bahwa netralitas ASN adalah fondasi penting dalam menjaga profesionalisme. Ia meminta agar seluruh ASN tetap berdiri di atas kepentingan bangsa demi terciptanya pelayanan publik yang transparan dan berkeadilan.

 

Transformasi Digital

Zudan menyampaikan bahwa Korpri adalah rumah besar seluruh ASN, tempat pengabdian dan kolaborasi untuk memajukan bangsa. Ia mengajak ASN kembali pada jati diri bangsa—santun, gotong royong, dan toleran—di tengah cepatnya perubahan zaman.

ASN juga diminta semakin adaptif menghadapi transformasi digital.

“ASN harus mampu beradaptasi dengan teknologi, bekerja lebih cepat, efisien, inovatif, dan berdaya saing. Saya ingin ASN menjadi penggerak utama transformasi digital pemerintahan,” tegasnya.

Di akhir sambutan, ia mengingatkan besarnya peran ASN dalam mengelola APBN Rp 3.600 triliun dan APBD Rp 1.300 triliun. Karena itu, ASN diminta fokus mewujudkan Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden melalui tata kelola yang lebih transparan dan efektif.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6