Liputan6.com, Jakarta - Perdana Menteri Australia Anthony Albanese akan melakukan kunjungan kerja ke Indonesia pada Februari 2026. Rencana tersebut merupakan kunjungan balasan setelah kunjungan Presiden Prabowo ke Australia pekan lalu (12/11/2025).
Wakil Presiden Nasional Australia–Indonesia Business Council (AIBC), Lydia Santoso, mengungkapkan bahwa kunjungan balasan tersebut dipandang sebagai momentum strategis bagi hubungan kedua negara, terutama stabilitas politik yang terjaga selama 15 tahun terakhir membuat kedua negara memiliki fondasi diplomatik yang kuat untuk memperluas kerja sama baru.
“Seperti yang Anda tahu, Presiden Prabowo baru saja berkunjung minggu lalu. Saya sempat berjabat tangan dengan beliau. Saya pikir Perdana Menteri kami dijadwalkan untuk melakukan kunjungan balasan ke Indonesia pada Februari tahun depan,” kata Lydia, dalam media briefing di The Grace Hotel, Sydney, Australia, Senin (17/11/2025).
Advertisement
Kata Lydia, Perdana Menteri Australia diperkirakan akan membawa agenda ekonomi yang lebih konkret, termasuk memperkuat implementasi 5 tahun Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia–Australia (IA-CEPA).
“Tahun ini adalah peringatan lima tahun IA-CEPA, Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia–Australia, dan itu merupakan proses panjang,” ujarnya.
Kunjungan Februari mendatang juga akan menjadi panggung penting untuk menunjukkan keseriusan Australia dalam memperdalam hubungan ekonomi dengan Indonesia.
Investasi yang Stagnan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5415553/original/075533500_1763376487-IMG_0914.jpeg)
Lebih lanjut, kata Lydia meski nilai perdagangan Indonesia–Australia meningkat tiga kali lipat dalam lima tahun terakhir hingga mencapai sekitar AUD 30 miliar, namun investasi dua negara ini justru belum bergerak signifikan.
Lydia Santoso menekankan bahwa angka investasi Australia ke Indonesia masih berkisar AUD 1 miliar tingkat yang dianggap terlalu rendah untuk dua ekonomi besar dan bertetangga dekat.
“Dalam lima tahun tersebut, perdagangan antara Australia dan Indonesia tiga kali lipat. Nilainya sekarang sekitar AUD 30 miliar. Tapi yang mengejutkan adalah bahwa investasi dua arah masih sangat rendah. Masih berada di sekitar AUD 1 miliar,” ujarnya.
Advertisement
Identifikasi Penyebab Stagnasi Investasi Australia - Indonesia
Lebih lanjut, AIBC bersama Austrade kini tengah bekerja untuk mengidentifikasi penyebab stagnasi tersebut, termasuk hambatan regulasi, perizinan, serta rendahnya kepercayaan investor terhadap kepastian jangka panjang.
Lewat sejumlah sesi konsultasi yang digelar AIBC, banyak pelaku usaha Australia mengungkapkan bahwa investasi memerlukan waktu, relasi, dan pemahaman mendalam atas dinamika Indonesia faktor yang belum sepenuhnya terbangun. Karena itu, kunjungan PM Australia dilihat sebagai momentum untuk memperkuat sinyal politik yang dapat menumbuhkan keyakinan investor.
“Salah satu area yang kami lihat dan AIBC juga bekerja sama dengan Austrade adalah bagaimana meningkatkan investasi tersebut. Ini adalah upaya jangka panjang. Perdagangan itu lebih mudah. Tapi investasi membutuhkan hubungan, waktu, dan kepercayaan,” pungkasnya.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5463779/original/049305200_1767670885-Screenshot_2026-01-06_103951.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4919749/original/034086800_1723781524-000_36EC7XK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2892802/original/045596000_1566805482-20190826-Jokowi-sebut-kaltim-jadi-ibu-kota-baru-ANGGA-8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8208033/original/056349800_1781066890-063_2280813255.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5415552/original/078062100_1763376472-IMG_0917.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5184984/original/001805500_1744356237-Prabowo_Subianto.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3246/original/023028100_1470665987-kecil.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8650687/original/066270800_1782664551-South_Korea_head_coach_Hong_Myung-bo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8229349/original/096793100_1781089763-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258052/original/073135800_1781307011-cyle_larin_selebrasi_kanada_bosnia_ap_sam_balkansky.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260736/original/098764200_1781652814-norwe.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263744/original/028849200_1781996788-AP26171656106233.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263772/original/067560900_1782010379-jerman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8452423/original/071248000_1782349365-neymar_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8621093/original/089503900_1782612244-063_2283639746.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262483/original/075097700_1781805987-Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257797/original/022434900_1781257127-South_Africa_s_Themba_Zwane__11__receives_a_red_card.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262509/original/033331100_1781827688-063_2282269735.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257126/original/025840700_1781221894-AP26162777114808.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5552735/original/089096600_1775823940-3771-2514-max.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8626390/original/034675000_1782621525-IMG_1658.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8629928/original/085060100_1782627400-IMG_1656.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8629637/original/064881800_1782626680-153943.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8628090/original/066450100_1782624003-153947.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8627383/original/048072800_1782622786-153948.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8625462/original/014558000_1782619506-IMG_1663.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8541099/original/093711400_1782478511-Jepretan_Layar_2026-06-23_pukul_19.52.31.jpg)