Menkeu Purbaya: Bank Himbara Sudah Salurkan Rp 112 Triliun Kredit Produktif

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan realisasi penyaluran dana Rp 200 triliun ke bank Himbara.

Diterbitkan 14 Oktober 2025, 17:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mencatat, per 30 September 2025, realisasi dari total Rp 200 triliun dana yang ditempatkan, penyaluran kredit telah mencapai Rp 112,4 triliun, atau sekitar 56 persen dari total dana yang tersedia.

“Kita lihat yang diserap sebelah kanan ya, sampai akhir September lebih dari Rp 112 triliun telah disalurkan kembali ke masyarakat dalam bentuk kredit produktif,” kata Menkeu Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTa, di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Selasa (14/10/2025).

Artinya, kata Purbaya lebih dari separuh dana yang ditempatkan di bank Himbara sudah bekerja untuk menopang konsumsi, investasi, dan pertumbuhan ekonomi nasional.

Bendahara negara ini mengatakan, uang beredar tumbuh signifikan pasca penempatan dana pemerintah, yang berdampak positif terhadap aktivitas ekonomi.

Data terakhir mencatat pertumbuhan pada September 2025 sebesar 13,2 persen, naik dari Agustus 2025 sebesar 8,5 persen, dan Agustus 2024 sebesar 7,6 persen.

“Kalau kita lihat kan pertumbuhan angkanya merah itu 13,2 persen adalah M0-nya, atau base money. Anda lihat kan tadinya di 0, ketika kita inject money, kita pindahkan Rp 200 triliun, M0-nya tumbuh sekarang di 13,2 persen. Itu menunjukkan uang di sistem perekonomian memang bertambah dengan signifikan,” ujarnya.

 

 

Berikan dampak Multiplier Effect

Menkeu Purbaya menegaskan bahwa kebijakan penempatan dana ini memberikan multiplier effect bagi pertumbuhan ekonomi nasional. 

Melalui peningkatan likuiditas di perbankan, biaya pendanaan dapat ditekan, kredit semakin tumbuh, dan pada akhirnya mendorong aktivitas konsumsi serta investasi masyarakat.

“Pemerintah menempatkan Rp 200 triliun cash  negara di Himbara untuk memastikan likuiditas ekonomi tetap terjaga. Dengan tingkat bunga rendah, langkah ini mampu mendorong pertumbuhan kredit yang lebih agresif,” ujarnya.

 

Rincian Penyaluran Dana Rp 200 Triliun ke Bank Himbara

Untuk Bank Mandiri dari penempatan dana negara sebesar Rp 55 triliun, penyalurannya sudah mencapai Rp 40,6 triliun atau setara 74 persen.

Kemudian, Bank BRI dari penempatan dana negara sebesar Rp 55 triliun, penyalurannya baru mencapai Rp 33,9 triliun atau 62 persen.

Sementara itu, Bank BNI dari penempatan dana negara Rp 55 triliun, penyalurannya sudah mencapai Rp 27,6 triliun atau 50 persen. Lalu Bank BTN dari penempatan Rp 10 triliun baru terealisasi sebesar Rp 4,8 triliun, dan Bank BSI dari penempatan dana negara Rp 25 triliun, penyalurannya sudah mencapai Rp 5,5 triliun atau 55 persen.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

  • liputan6
    Ekonomi adalah ilmu tentang asas-asas produksi, distribusi, dan pemakaian barang-barang serta kekayaan.
    ekonomi
  • liputan6
    Uang adalah alat pembayaran bagi pembelian barang-barang dan jasa-jasa serta kekayaan berharga lainnya.
    Uang
  • Purbaya Yudhi Sadewa adalah Menteri Keuangan Republik Indonesia sejak 2025, sebelumnya menjabat Ketua Dewan Komisioner LPS, dikenal atas kontribusinya dalam kebijakan ekonomi dan stabilitas sistem keuangan.
    Purbaya Yudhi Sadewa adalah Menteri Keuangan Republik Indonesia sejak 2025, sebelumnya menjabat Ketua Dewan Komisioner LPS, dikenal atas kontribusinya dalam kebijakan ekonomi dan stabilitas sistem keuangan.
    Purbaya Yudhi Sadewa
  • Purbaya
  • Menkeu Purbaya