Ekonomi Tumbuh 4,36%, Sumatera Barat Jadi Pasar Potensial bagi Industri Asuransi

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Barat, perekonomian provinsi ini tumbuh sebesar 4,36 persen pada 2024, dengan nilai PDRB mencapai Rp332,94 triliun dan PDRB per kapita sebesar Rp 57,05 juta.

Diterbitkan 08 Oktober 2025, 20:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Provinsi Sumateraaa  Barat menjadi pasar potensi sial bagi industri asuransi untuk tumbuh. Hal ini lantaran ekonomi di provinsi tersebut tumbuh positif.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Barat, perekonomian provinsi ini tumbuh sebesar 4,36 persen pada 2024, dengan nilai PDRB mencapai Rp332,94 triliun dan PDRB per kapita sebesar Rp 57,05 juta.

Melihat potensi tersebut, PT Asuransi BRI Life memperluas jangkauan dan meningkatkan kualitas layanan bagi nasabah di seluruh Indonesia. Setelah membuka lebih dari 25 kantor layanan di berbagai wilayah, kini BRI Life meresmikan Kantor Layanan Kota Padang yang berlokasi di Jl. H. Agus Salim No.17A, Sawahan, Padang Timur, Kota Padang.

Peresmian ini menjadi bagian dari strategi BRI Life untuk semakin dekat dengan nasabah, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi di Sumatera Barat yang terus menunjukkan tren positif.

"Pembukaan Kantor Layanan Padang ini bukan sekadar ekspansi bisnis, tetapi merupakan wujud nyata komitmen kami untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Sumatera Barat. Kantor ini kami harapkan menjadi one stop solution bagi nasabah, sekaligus memperkuat upaya BRI Life dalam meningkatkan inklusi asuransi serta mendukung pertumbuhan ekonomi lokal," kata Direktur Pemasaran BRI Life Sutadi, Rabu (8/10/2025).

Sutadi juga menambahkan bahwa, pembukaan kantor layanan ke-26 ini adalah bagian dari visi jangka panjang BRI Life untuk menghadirkan layanan yang semakin dekat, profesional, dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya masyarakat di Sumatera Barat. 

“Kami ingin setiap kehadiran BRI Life di berbagai daerah memberikan nilai lebih bagi masyarakat. Kantor layanan Padang ini dilengkapi dengan tenaga profesional dan fasilitas yang mendukung, agar nasabah dapat memperoleh layanan dengan cepat, nyaman dan berkualitas,” pungkas Sutadi.

 

 

 

Industri Asuransi Jiwa Diproyeksi Tumbuh Subur, Ini Pemicunya

BRI Life resmi meluncurkan produk Asuransi Unggulan Pilihan Keluarga ARUNIKA, yakni produk asuransi jiwa seumur hidup (whole life insurance) yang dihadirkan untuk memberikan perlindungan finansial kepada pemegang polis seumur hidup.

Direktur Utama BRI Life Aris Hartanto mengatakan, ARUNIKA  dihadirkan sebagai salah satu produk asuransi kelas menengah yang marketnya belum tersentuh dan masih terbuka lebar. Produk ini juga dirancang sebagai solusi perlindungan jiwa yang komprehensif, sekaligus disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan segmen masyarakat kelas menengah di Indonesia.

"Pertumbuhan sektor asuransi jiwa di masa depan masih terbuka lebar, didukung oleh kesadaran masyarakat yang meningkat terhadap keamanan finansial khususnya di kelas menengah masyarakat Indonesia, serta kebijakan pemerintah yang mendukung promosi asuransi jiwa, menjadi pendorong positif bagi pertumbuhan industri asuransi," kata dia, Selasa (23/9/2025).

Menurut Aris, selain pertumbuhan bisnis asuransi yang masih terbuka lebar, dukungan sinergi grup BRI sangat berperan terhadap pertumbuhan laju bisnis BRI Life.

 

Potensi Besar

Saat ini Bank BRI memiliki 150 juta nasabah, sementara yang baru tergarap menjadi nasabah BRI Life baru sekitar 21 juta nasabah. Tentunya ini menjadi potensi besar yang dapat diraih oleh BRI Life untuk meningkatkan jumlah nasabah melalui sinergi dengan Bank BRI dan anak perusahaan BRI lainnya.

Melalui komitmen sinergi dan kolaborasi, ARUNIKA  yang baru dipasarkan sejak 15 Juli 2025 yang lalu, telah meraup APE senilai Rp 14 miliar dan penetrasi marketnya sudah sesuai dengan target yakni di kota-kota besar Indonesia.

"Pendapatan APE terbesar saat ini terutama di kota Jakarta dan Makassar, hal ini tentunya membuat kami lebih optimis terhadap penetrasi pasar ARUNIKA kedepannya," jelas dia.

 

 

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6