Dapat Kucuran Rp55 Triliun, BRI Siap Perkuat Pembiayaan UMKM dengan Manajemen Risiko Ketat

Pemerintah melalui Kementerian Keuangan telah menempatkan dana sebesar Rp55 Triliun untuk BRI.

Diterbitkan 19 September 2025, 06:01 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Direktur Utama BRI, Hery Gunardi mengapresiasi kebijakan pemerintah melalui Kementerian Keuangan RI yang menempatkan dana di perbankan nasional dengan total Rp200 triliun kepada 5 bank milik negara. Dari jumlah tersebut, BRI tercatat menerima alokasi hingga Rp55 triliun.

Menurut Hery Gunardi, langkah pemerintah membuka ruang lebih luas bagi BRI untuk memperkuat pembiayaan sektor riil, terutama UMKM yang menjadi pilar utama perekonomian sekaligus mendukung program prioritas pemerintah. Hery menegaskan BRI akan menyalurkan pembiayaan secara prudent dengan penerapan manajemen risiko yang kuat.

“Fokus kami adalah menyalurkan pembiayaan kepada segmen UMKM dan program prioritas pemerintah yang memiliki dampak langsung terhadap penciptaan lapangan pekerjaan dan perputaran ekonomi. Dengan jaringan dan kapabilitas yang dimiliki BRI, kami optimistis dapat memperluas akses pembiayaan hingga ke pelosok negeri sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi nasional,” pungkas Hery Gunardi.

Sebagai informasi, penyaluran kredit BRI berhasil tumbuh 6,0% YoY menjadi Rp1.416,6 triliun pada akhir Triwulan II 2025. Dari total kredit yang disalurkan tersebut, penyaluran kredit UMKM tercatat mencapai Rp 1.137,84 triliun atau setara 80,32% dari total portofolio pembiayaan BRI.

Dalam mendorong ekonomi grassroot, BRI juga terus memberdayakan segmen mikro melalui Holding Ultra Mikro (UMi) bersama Pegadaian dan Permodalan Nasional Madani (PNM). Holding UMi sendiri telah memberikan dampak positif dalam mendorong percepatan inklusi keuangan nasional dengan menjangkau 34,7 juta debitur aktif, serta melayani simpanan mikro sebanyak 126 juta rekening.

Penyaluran KUR BRI untuk Program Prioritas Pemerintah

Di sisi lain, BRI juga terus menjalankan berbagai program pemberdayaan yang menyentuh masyarakat dan UMKM dimana BRI telah membina 4.625 Desa BRILian dan mengembangkan 41.217 klaster usaha melalui program KlasterkuHidupku. Lebih dari 12,9 juta pelaku UMKM juga telah memanfaatkan platform digital LinkUMKM untuk memperluas pasar dan mempercepat proses naik kelas.

BRI juga mendukung pelaksanaan berbagai program prioritas pemerintah yang menyasar perekonomian kerakyatan secara langsung. Sepanjang periode Januari hingga Agustus 2025, BRI telah menyalurkan KUR sebesar Rp114,28 triliun kepada 2,5 juta debitur UMKM, termasuk UMKM yang menjadi supplier dalam program Makan Bergizi Gratis di berbagai wilayah. Penyaluran KUR BRI ini setara dengan 65,31% dari total alokasi KUR BRI tahun 2025 sebesar Rp175 triliun.

Terkait dengan program 3 Juta Rumah, per Agustus 2025 BRI telah menyalurkan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) kepada 103.807 Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di seluruh Indonesia dengan nilai penyaluran kredit mencapai Rp14,21 triliun. Terbaru, BRI berkomitmen untuk mendukung program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP).

 

(*)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6