Dikecam Terlalu Mahal, McDonald’s Pangkas Harga Big Mac

McDonald's bersama pemegang waralabanya di AS sepakat memangkas harga delapan menu kombo populer hingga 15 persen dibanding membeli menu secara terpisah. Langkah ini dilakukan setelah CEO perusahaan mengakui bahwa harga menu telah terlalu tinggi dan berjanji memperbaikinya.

Diterbitkan 21 Agustus 2025, 18:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - McDonald's bersama pemegang waralabanya di AS sepakat memangkas harga delapan menu kombo populer hingga 15 persen dibanding membeli menu secara terpisah. Langkah ini dilakukan setelah CEO perusahaan mengakui bahwa harga menu telah terlalu tinggi dan berjanji memperbaikinya.

Perusahaan juga menawarkan dukungan finansial kepada pemegang waralaba yang bersedia menurunkan harga. Menurut sumber yang mengetahui rencana perusahaan penurunan harga ini akan mulai berlaku bulan depan.

Selain itu seiring kembalinya merek dagang “Extra Value Meals” McDonald's juga akan menambah paket sarapan seharga USD 5 atau sekitar Rp 82 ribu (estimasi kurs Rp 16.300 per USD) dan Big Mac serta McNugget spesial seharga USD 8 atau sekitar Rp 130 ribu ke dalam variasi menu kombonya.

CEO McDonald's, Chris Kempczinski, mengakui harga menu utama memengaruhi persepsi nilai konsumen. Inflasi pascapandemi membuat McDonald's dianggap lebih mahal dibanding restoran cepat saji lain seperti Applebee’s dan Chili’s.

Ia juga menambahkan bahwa kombinasi menu yang sering dihargai lebih dari USD 10 membuat sebagian pelanggan merasa harga tersebut terlalu mahal.

"Penggerak terbesar yang membentuk persepsi konsumen secara keseluruhan terhadap nilai McDonald's adalah papan menu dan ketika mereka berkendara ke restoran dan melihat papan menu, itulah yang membentuknya, itulah penggerak nomor satu,” ujar Kempczinski dikutip dari CNN, Kamis (21/8/2025).

"Kita harus memperbaikinya," tambahnya.

Paket hemat

Paket kombo Big Mac seharga USD 18 (sekitar Rp294 ribu) viral pada 2023 dan memicu perdebatan tentang harga McDonald's. Presiden McDonald's AS menekankan bahwa paket mahal ini hanya pengecualian dan harga menu secara umum belum melewati inflasi.

Sejak itu, McDonald's mulai fokus menambah menu hemat dan memperbarui beberapa item lain, termasuk potongan ayam dan minuman baru.

Paket hemat seharga USD 5 (sekitar Rp82 ribu) diluncurkan tahun lalu dan membantu menstabilkan penjualan, setidaknya untuk sementara, karena perusahaan berhasil memprediksi bahwa pelanggan mencari kombinasi menu yang lebih hemat.

Kolaborasi menu bertema dengan “A Minecraft Movie” juga membantu McDonald's menghentikan penurunan penjualan selama dua kuartal berturut-turut.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6