Mendag Mau UMKM Indonesia Kuasai Pasar ASEAN

Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menegaskan pentingnya peran niaga elektronik (e-commerce) dalam mendukung ekspor UMKM.

Diterbitkan 07 Agustus 2025, 19:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengajak para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Indonesia untuk menggencarkan ekspor ke ASEAN. Ia mengajak para pelaku usaha Indonesia untuk selalu membidik pasar ekspor dan menunjukkan potensi produk-produk lokal di pasar global.

Hal ini disampaikan pada Kick Off dan Sharing Session ASEAN Online Sale Day (AOSD) 2025 di Kantoe Kementerian Perdagangan (Kemendag), Jakarta, Kamis (7/8/2025).

"Kami harap para pelaku UMKM dapat lebih mengenal pasar negara ASEAN. Kita juga perlu mengoptimalkan momentum AOSD 2025 untuk membawa UMKM Indonesia agar lebih dikenal di pasar global," ujar Mendag.

Mendag juga menegaskan pentingnya peran niaga elektronik (e-commerce) dalam mendukung ekspor UMKM.

Ia pun mengapresiasi Shopee sebagai mitra strategis UMKM bertransaksi lintas batas. Mendag turut mengapresiasi FedEx Indonesia yang tengah menjajaki dukungan logistik dalam pelaksanaan AOSD 2025.

"Platform seperti Shopee telah memfasilitasi ekspor produk UMKM Indonesia, bahkan ke luar kawasan ASEAN. Upaya ini sejalan dengan program UMKM Berani Inovasi, Siap Adaptasi Ekspor (UMKM BISA Ekspor) yang hingga kini telah memfasilitasi 773 UMKM dengan total transaksi senilai USD 90,04 juta atau sekitar Rp 1,4 triliun," terangnya.

 

Sinergi Dorong UMKM

Menurut dia, sinergi dengan berbagai pihak penting dilakukan untuk mendukung program Kemendag. "Sinergi ini penting dalam mendukung program Kemendag, yaitu UMKM BISA Ekspor. Diharapkan kolaborasi ini dapat terus diperkuat," ungkap dia.

Pada kesempatan sama, Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Kemendag Djatmiko Bris Witjaksono berharap, AOSD 2025 dapat memberikan manfaat dan mendukung program UMKM BISA ekspor.

Sejak 2020, Kemendag telah menjadi Satuan Tugas sekaligus badan pelaksanaAOSD. Kemendag juga berperan aktif dalam meningkatkan komitmen perwujudan pemulihan ekonomi kawasan, khususnya melalui e-commerce.

"Kami menekankan pentingnya peran e-commerce dalam meningkatkan pertumbuhan dan daya saing UMKM di Indonesia. Kami harap, peluncuran AOSD 2025 dapat memberikan manfaat dalam meningkatkan kualitas UMKM Indonesia di ASEAN," imbuh Djatmiko.

 

Partisipasi Shopee

Director of Business Partnership Shopee Indonesia Daniel Minardi mengaku senang dapat bekerja sama dengan Kemendag dalam penyelenggaraan AOSD 2025.

Daniel lantas menyampaikan capaian program Ekspor Shopee dan Ekspor Shopee FLEXI yang telah berjalan sejak 2019. Program tersebut telah membantu 60 juta produk lokal terekspor ke berbagai negara.

"Kami percaya AOSD 2025 dapat memperluas akses bagi UMKM di Indonesia untuk terus memperkuat daya saing global," kata Daniel.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6