Tips Memilih Asuransi Kendaraan yang Tepat, Jangan Asal Murah!

Tak sedikit mobil di Jakarta tampak lecet atau penyok karena risiko berkendara yang tinggi. Pastikan kamu tahu cara memilih asuransi kendaraan yang tepat.

Diterbitkan 28 Juli 2025, 06:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Berkendara di Jakarta memang penuh tantangan. Selain harus sabar menghadapi kemacetan yang nyaris menjadi bagian dari rutinitas harian, pengemudi juga harus ekstra waspada terhadap risiko di jalan, mulai dari tabrakan ringan, gesekan antar kendaraan, hingga kemungkinan terserempet pengendara lain saat parkir atau bermanuver di jalan sempit.

Tak heran jika mobil dengan bodi penyok atau baret-baret sudah menjadi pemandangan biasa di ibu kota.

Kondisi inilah yang membuat perlindungan kendaraan melalui asuransi menjadi semakin penting. Pasalnya, risiko kerusakan bisa terjadi kapan saja—bahkan saat pengemudi sudah merasa berhati-hati.

Memilih asuransi kendaraan yang tepat bukan hanya soal harga premi, tapi juga soal perlindungan yang sesuai dengan kebutuhan dan kemudahan dalam proses klaim.

Berikut ini tips dari Senior EVP of Sales PT Sompo Insurance Indonesia (Sompo Insurance) Budiman Santoso, yang bisa dijadikan panduan.

1. Pastikan Perusahaan Asuransi Terdaftar dan Terpercaya

“Langkah pertama tentu memastikan perusahaan asuransi tersebut terdaftar di OJK,” ujar Budiman. Kamu bisa langsung mengeceknya di laman resmi www.ojk.go.id.

Menurutnya, rekam jejak perusahaan juga penting. Carilah informasi mengenai lama beroperasi, kekuatan grup perusahaan, serta kondisi keuangannya. “Semakin panjang jam terbangnya, semakin besar pula kemampuannya dalam memberikan perlindungan jangka panjang,” lanjutnya.

 

 

2. Pahami Jenis Asuransi yang Ditawarkan

Ada dua jenis asuransi kendaraan yang umum ditawarkan: Total Loss Only (TLO) dan komprehensif.

“Asuransi TLO hanya menanggung kerusakan berat atau kehilangan total, sedangkan asuransi komprehensif menanggung berbagai jenis risiko, dari kerusakan ringan sampai berat,” jelas Budiman.

Jika kamu membeli kendaraan secara kredit, biasanya wajib mengambil asuransi komprehensif karena cakupan perlindungannya lebih luas. Namun perlu dicatat, premi asuransi ini juga lebih tinggi dibandingkan TLO.

3. Proses Klaim Harus Jelas

Budiman menekankan bahwa proses klaim harus mengacu pada polis yang telah disepakati, bukan pada informasi dari agen penjual atau internet.

“Setelah laporan klaim masuk, akan ada proses analisis. Jika klaim disetujui, pelanggan bisa langsung membawa kendaraan ke bengkel rekanan,” katanya. Karena itu, jumlah dan kualitas bengkel mitra juga perlu jadi pertimbangan.

 

 

4. Pertimbangkan Fitur Tambahan

 

Salah satu produk yang bisa dijadikan pilihan adalah AutoFirst dari Sompo Insurance. Menurut Budiman, produk ini tidak hanya melindungi dari risiko kecelakaan, tetapi juga dari bencana alam, kerusuhan, hingga terorisme dan sabotase. Bahkan, perlindungan juga mencakup pencurian kendaraan oleh sopir pribadi (dengan syarat dan ketentuan berlaku).

“AutoFirst didukung oleh lebih dari 600 bengkel mitra di seluruh Indonesia, baik bengkel resmi maupun umum,” ungkap Budiman.Jadi,

Sudah Siap Memilih Perlindungan yang Tepat?

Ingat, asuransi bukan hanya soal premi murah, tapi soal ketenangan dan perlindungan jangka panjang. Jangan sampai menyesal di kemudian hari hanya karena tidak teliti sejak awal.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6