Pepsi Luncurkan Cola Prebiotik, Lebih Sehat?

Setelah mengakuisisi Poppi senilai hampir Rp 32 triliun, Pepsi siap meluncurkan cola prebiotik pertama mereka musim gugur ini untuk menjawab tren minuman sehat.

Diterbitkan 22 Juli 2025, 18:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - PepsiCo mengumumkan akan meluncurkan Pepsi Prebiotik Cola pada musim gugur tahun ini. Pepsi Prebiotik Cola merupakan minuman ringan terbaru mereka yang mengandung serat prebiotik. Produk ini akan diluncurkan di bawah merek utama Pepsi.

Mengutip CNBC, Selasa (22/7/2025), peluncuran ini hanya berselang empat bulan setelah Pepsi mengumumkan akuisisi senilai USD 1,95 miliar atau kurang lebih Rp 32 triliun (estimasi kurs Rp 16.290 per USD) terhadap Poppi, salah satu pemain utama dalam pasar soda prebiotik yang tengah naik daun.

Akuisisi tersebut rampung pada Mei lalu.

Dalam dua dekade terakhir, konsumsi soda di AS terus menurun, seiring meningkatnya kesadaran konsumen akan kesehatan. Namun, minuman seperti Poppi dan Olipop berhasil menarik perhatian dengan menawarkan soda yang diklaim dapat menyehatkan saluran pencernaan, berkat kandungan serat prebiotiknya.

Sebelum membeli Poppi, Pepsi sempat mengembangkan produk soda prebiotik bernama Soulboost, namun rencana itu dibatalkan.

Mengandalkan Tren Kesehatan

Pepsi tengah beradaptasi dengan tren minuman sehat, terutama di kalangan konsumen yang mengutamakan asupan protein dan serat. Di kuartal kedua tahun ini, volume penjualan minuman Pepsi di Amerika Utara turun 2%.

Meski begitu, merek utama Pepsi tetap menjadi titik terang, terutama berkat kesuksesan Pepsi Zero Sugar.

Kandungan Pepsi Prebiotik Cola

Pepsi Prebiotik Cola akan tersedia secara online mulai musim gugur ini, dan akan masuk ke toko ritel tahun depan.

Setiap kaleng minuman ini mengandung:

  • 3 gram serat prebiotik (lebih banyak 1 gram dari Poppi, namun masih sepertiga dari kandungan serat Olipop),
  • 5 gram gula tebu alami sebagai pemanis.

Sebagai catatan, sebagian besar minuman Pepsi di AS selama ini menggunakan sirup jagung tinggi fruktosa sebagai pemanis.

Kandungan ini kerap mendapat sorotan dari tokoh kesehatan seperti Robert F. Kennedy Jr., yang mengampanyekan program "Membuat Amerika Sehat Kembali."

Di sisi lain, mantan Presiden Donald Trump, yang dikenal sebagai penggemar Diet Cola dengan pemanis buatan (aspartam), sempat mengklaim lewat unggahan media sosial bahwa Coca-Cola akan mulai menggunakan gula tebu asli ("real cane sugar") lagi.

Namun, pihak Coca-Cola belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait hal tersebut.

 

Persaingan Semakin Ketat

Sementara itu, Coca-Cola juga tak tinggal diam. Pada Februari lalu, mereka lebih dulu memperkenalkan soda prebiotik bernama Simply Pop Prebiotic, yang diluncurkan di kawasan pesisir barat dan tenggara AS.

Peluncuran ini terjadi hanya beberapa minggu sebelum Pepsi mengumumkan akuisisi Poppi.

Para eksekutif Pepsi diperkirakan akan mengumumkan pembaruan strategi produk ini dalam konferensi laporan keuangan yang digelar Selasa pagi waktu setempat.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6