Strategi Indonesia Tekan Dampak Selat Hormuz di Tengah Konflik Timur Tengah

Penutupan Selat Hormuz berpotensi memicu krisis energi global karena sekitar 20 persen pasokan minyak dunia melewati jalur ini, dan jika berlarut, dapat menyebabkan lonjakan harga BBM, biaya transportasi, serta harga barang dan jasa di Indonesia. Kondisi ini juga dikhawatirkan akan membebani anggaran negara akibat membengkaknya subsidi energi jika tidak segera diantisipasi pemerintah.

Diperbarui 25 Juni 2025, 20:35 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Penutupan Selat Hormuz berpotensi memicu krisis energi global karena sekitar 20 persen pasokan minyak dunia melewati jalur ini, dan jika berlarut, dapat menyebabkan lonjakan harga BBM, biaya transportasi, serta harga barang dan jasa di Indonesia. Kondisi ini juga dikhawatirkan akan membebani anggaran negara akibat membengkaknya subsidi energi jika tidak segera diantisipasi pemerintah.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6