8 Pesawat Kepresidenan Paling Mahal di Dunia

Presiden Prabowo Subianto rutin menggunakan pesawat pribadinya untuk kegiatan kepresidenan. Intip daftar pesawat kepresidenan termahal di dunia, apakah ada punya Prabowo?

Diterbitkan 20 Mei 2025, 16:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Presiden memerlukan pesawat khusus sebagai alat transportasi utama demi menjamin keamanan, efisiensi, dan fleksibilitas dalam menjalankan tugas kenegaraan. Pesawat kepresidenan dirancang dengan sistem pertahanan canggih dan fasilitas komunikasi yang memungkinkan presiden tetap terhubung dalam kondisi darurat.

Selain itu, mobilitas tinggi sangat penting untuk kunjungan kerja ke berbagai daerah atau luar negeri, mempercepat respons terhadap krisis nasional maupun diplomasi internasional. 

Penggunaan pesawat pribadi juga menghindari ketergantungan pada jadwal penerbangan komersial, sehingga agenda pemerintahan dapat berjalan tanpa hambatan. Dengan demikian, pesawat kepresidenan adalah bagian strategis dari tata kelola negara. 

Berikut adalah beberapa pesawat kepresidenan dengan nilai fantastis dikutip dari artikel Liputan6.com sebelumnya:

1. Air Force One (Amerika Serikat) – USD 660 juta (Rp10,07 triliun)

 Air Force One adalah pesawat resmi Presiden Amerika Serikat, berupa Boeing 747-200B yang telah dimodifikasi secara ekstensif. Pesawat ini dilengkapi dengan ruang medis lengkap, ruang konferensi, dua dapur, dan kamar tidur. Dengan tiga dek dan luas 4.000 kaki persegi, pesawat ini juga tahan terhadap gelombang elektromagnetik dan dapat diisi bahan bakar di udara. 

2. Airbus A380 (Arab Saudi) – USD 600 juta (Rp9,2 triliun)

Pangeran Alwaleed Bin Talal al-Saud dari Arab Saudi memesan pesawat Airbus A380 yang dimodifikasi dengan interior mewah, termasuk lift, pemandian Turki berlapis emas, garasi untuk Rolls-Royce, dan ruang salat yang sajadahnya berputar otomatis menghadap Mekah. 

 

3. Boeing 747 (Arab Saudi) – USD 520 juta (Rp8,09 triliun) 

Pesawat ini dijuluki "istana terbang" karena interiornya yang mewah, termasuk air mancur, ruang sauna berlapis marmer, lima kamar tidur, dan 20 kamar pribadi. Awalnya bernilai USD 228 juta, namun biaya modifikasi meningkatkan harganya secara signifikan. 

4. Boeing 787-8 Dreamliner (Meksiko) – USD 600 juta (Rp9,33 triliun)

 Pesawat ini memiliki desain ramping dan canggih, dengan interior mewah setara hotel bintang lima. Mampu terbang nonstop selama 20 jam dan menampung sekitar 250 penumpang, pesawat ini menjadi simbol kemewahan kepresidenan Meksiko. 

5. Airbus A340-600 (Yordania) – USD 275 juta (Rp4,28 triliun) 

Pesawat ini digunakan oleh pemimpin Yordania dan dilengkapi dengan teknologi hemat bahan bakar serta empat mesin Rolls-Royce Trent 500. Desain dan fitur pesawat ini memastikan kenyamanan dan efisiensi untuk penerbangan jarak jauh. 

6. Boeing 777-300ER (Bangladesh) – USD 260 juta (Rp4,04 triliun)

 Pesawat kepresidenan Bangladesh ini dirancang untuk kenyamanan dan efisiensi, dengan kapasitas untuk penerbangan nonstop ke berbagai destinasi di Eropa. 

 

7. Airbus A340-313 "Konrad Adenauer" (Jerman) – USD 260 juta (Rp4,04 triliun)

 Digunakan untuk misi diplomatik resmi, pesawat ini dapat membawa hingga 375 penumpang dan memiliki jangkauan antara 6.000 hingga 9.000 mil laut. 

8. Ilyushin Il-96-300PU (Rusia) – USD 390 juta (Rp6,6 triliun) 

Pesawat ini dilengkapi dengan teknologi yang memungkinkan tidak terlacak radar, interior dengan permadani dan emas, serta fasilitas seperti gym dan kantor untuk mendukung kebutuhan presiden Rusia.  

Pesawat-pesawat ini mencerminkan bagaimana negara-negara menginvestasikan sumber daya untuk memastikan keamanan, kenyamanan, dan prestise bagi pemimpin mereka saat melakukan perjalanan udara. 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6