Jalan Menuju IKN Nusantara Rusak, Kementerian PUPR Rogoh Kocek Rp 110 Miliar Buat Perbaiki

Ruas jalan menuju IKN Nusantara yang diperbaiki oleh Kementerian PUPR adalah jalan daerah akses wisata Goa Batu - Tapak Raja di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

Diterbitkan 01 Agustus 2023, 10:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengeluarkan biaya senilai Rp. 110,2 miliar untuk memperbaiki jalan rusak di kawasan penyangga Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

Ruas jalan yang diperbaiki adalah jalan daerah akses wisata Goa Batu - Tapak Raja di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono memastikan bahwa penanganan jalan-jalan daerah yang rusak tersebut sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 3 Tahun 2023 tentang Percepatan Peningkatan Konektivitas Jalan Daerah.

Perbaikan jalan ini telah dimulai secara serentak di seluruh Nusantara pada akhir Juli 2023.

"Kami ingin memastikan bahwa Inpres Jalan Daerah sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo harus mulai bulan Juli 2023 ini. Menurut saya sudah kita mulai semuanya, termasuk pada ruas jalan ini," kata Menteri Basuki, dikutip dari laman resmi Kementerian PUPR, Selasa (1/8/2023).

Sebagai rincian, biaya Rp. 110,2 miliar terdiri dari penanganan Akses Wisata Goa Batu-Tapak Raja sepanjang 9,7 km yang dikerjakan dalam 2 paket pekerjaan, yakni Akses Wisata Goa Batu-Tapak Raja 1 sepanjang 4,8 km dengan kontraktor PT Duta Mega Perkasa dengan nilai kontrak Rp. 34 miliar, Kemudian, penanganan akses Wisata Goa Batu-Tapak Raja 2 sepanjang 3,5 km dengan kontraktor PT Pesona Jaya senilai Rp. 33,2 miliar.

"Jalan ini merupakan salah satu ruas yang ditangani melalui Inpres Jalan Daerah Tahap I, ditargetkan selesai Desember 2023," ungkap Menteri Basuki.

Adapun perbaikan Jalan Riko-Maridan sepanjang 6,5 km dengan nilai kontrak Rp. 43 miliar. Ketiga ruas tersebut merupakan jalan daerah pada kawasan penyangga IKN Nusantara.

Menteri PUPR Ingin Pastikan Fasilitas Jalan di Sekitar IKN Terawat

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menyampaikan, "Saya tidak ingin kalau kawasan inti IKN maju, tetapi jalan daerah di sekitarnya tidak terawat atau tidak diperbaiki. Nanti bisa njomplang (tidak seimbang)." 

Adapun Kepala Desa Wonosari, Kecamatan Sepaku Kasiyono menyampaikan ucapan terimakasih kepada Kementerian PUPR yang telah merealisasikan perbaikan jalan daerah menuju Wisata Goa Batu Tapak Raja.

"Di sini kami punya hasil pertanian yang bisa mudah diangkut dan dijual ke Pasar Sepaku, serta potensi sektor pariwisata bagi masyarakat yang berkunjung ke IKN bisa lebih mudah mampir ke Goa Batu Tapak Raja yang ada di desa kami,"tutur Kasiyono.

10 Paket Proyek Pembangunan IKN Nusantara Kelar Dibangun, 28 Proses Lelang

Pemerintah terus mengejar pembangunan Proyek Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengungkapkan 10 paket pembangunan infrastruktur dasar di IKN Nusantara selesai. Salah satunya Bendungan Sepaku Semoi, di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

"Dari total 75 paket yang kita programkan dari Tahun 2020 hingga Tahun 2024, sebanyak 37 paket sedang berjalan pembangunannya, kemudian 10 paket telah selesai dan sisanya 28 paket dalam proses lelang," ujar Juru Bicara Kementerian PUPR Endra S Atmawidjaja kepada ANTARA di Jakarta, dikutip Jumat (28/7/2023).

Endra mengatakan, dari paket-paket pembangunan IKN Nusantara tersebut memang sudah ada yang selesai karena pembangunannya dimulai dari Tahun 2020, seperti Bendungan Sepaku Semoi yang dalam waktu dekat selesai dan siap dioperasikan.

Kemudian juga infrastruktur Embung Mentawir yang pembangunannya telah selesai, lalu Jalan Logistik IKN dan Hunian Pekerja Konstruksi IKN juga sudah dirampungkan.

Sedangkan untuk pembangunan paket-paket IKN lainnya, Kementerian PUPR berupaya mempercepat konstruksinya supaya bisa selesai tepat waktu.

"Kita laporkan mengenai progres pembangunan infrastruktur dasar IKN secara keseluruhan adalah 18 persen, di mana ini terbagi menjadi dua tahapan yakni tahapan pertama progresnya sudah 37 persen, sedangkan untuk tahap kedua yang baru dimulai pada tahun ini progresnya baru 2 persen," kata Endra.

Anggaran yang sudah dialokasikan dari 2020-2024 sekitar Rp49 triliun digunakan untuk membangun infrastruktur dasar di IKN. Secara keseluruhan pekerjaan di lapangan berjalan dengan baik, sesuai jadwal, dan dilakukan secara terintegrasi. Hal yang menarik adalah seluruh pembangunan fisik untuk melengkapi infrastruktur prasarana dan sarana dasar di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN telah berjalan dan sesuai jadwal.

"Memang yang menarik adalah integrasinya karena Kementerian PUPR melakukan berbagai kegiatan pembangunan 37 paket konstruksi secara serentak di satu tempat yang sama, dan baru kali ini terjadi dalam proyek-proyek pemerintah berskala besar," kata Endra.

Sebagaimana diketahui, Ibu Kota Negara Nusantara dibangun untuk mencapai target Indonesia sebagai negara maju, sesuai Visi Indonesia 2045. Dibangun dengan identitas nasional, IKN akan mengubah orientasi pembangunan menjadi Indonesia-sentris, serta mempercepat Transformasi Ekonomi Indonesia.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6