Sukses

Produsen Barbie dan Hot Wheels Buka Pabrik Baru di Cikarang, Sediakan 2.500 Lapangan Kerja

Liputan6.com, Jakarta - PT Mattel Indonesia (PTMI) terus melakukan ekspansi bisnis. Terbaru, produsen boneka Barbie dan mobil diecast Hot Wheels ini membuka molding center di Cikarang, Jawa Barat.

Dengan adanya pabrik baru ini, Mattel Indonesia menargetkan mampu menciptakan sekitar 2.500 lapangan kerja baru di Indonesia di samping 9.000 karyawan yang kini bekerja di pabrik Mattel Indonesia.

“Dengan bangga kami merayakan dan memperkuat kehadiran jangka panjang kami di Indonesia melalui ekspansi operasi manufaktur ini,” kata Roy Tandean, Vice President dan General Manager Mattel di Indonesia, dalam keterangan tertulis, Jumat 9/12/2022).

“Indonesia memegang peran penting dalam operasi global kami serta mendukung upaya strategi transformasi untuk tumbuh sebagai perusahaan mainan yang berorientasi pada kekayaan intelektual dan memiliki kinerja yang kuat. Ekspansi ini juga memperkuat peran Indonesia sebagai produsen terkemuka di industri mainan global.” tambah dia.

Rata-rata boneka yang diproduksi Mattel di Indonesia diperkirakan memiliki 70 persen kandungan konten lokal. Sebagai hasil dari perluasan dan peningkatan kapasitas produksi ini, Mattel berencana untuk meningkatkan volume pembelian dari mitra lokal untuk produk tekstil dan kemasan di Cikarang dan Jawa Tengah.

Saat ini, PTMI memproduksi lebih banyak boneka Barbie daripada pabrik lainnya di dunia, dan produksi lokal Mattel saat ini mewakili lebih dari 35 persen total ekspor global mainan Indonesia.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 3 halaman

Sertifikat Lighthouse

Investasi terbaru dari Mattel ini pun mendapat sambutan hangat dari Pemerintah Indonesia. Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, menyampaikan terima kasih atas kontribusi penting Mattel terhadap peta jalan ‘Making Indonesia 4.0’ dari Kementerian Perindustrian mengingat Mattel baru saja menerima Sertifikat Lighthouse dari Kementeriannya.

“Investasi baru Mattel menciptakan banyak kemungkinan baru bagi industri Indonesia, termasuk bagaimana mereka dapat mengembangkan lebih lanjut kemampuan manufaktur industri kecil dan menengah, serta terus mendukung modernisasi industri dengan menerapkan Industri 4.0,” kata Agus.

Mattel merupakan perusahaan mainan pertama di Indonesia yang mengembangkan kurikulum pelatihan vokasional bersama Kementerian Perindustrian, menunjukkan keyakinan yang kuat dalam pengembangan sumber daya manusia dan membantu Indonesia membangun industri mainan.

Sejumlah anggota tim PTMI pun menjadi pelatih dalam pengimplementasian digitalisasi BUMN Indonesia di bawah naungan kemitraan Kementerian Perindustrian dengan Kementerian Badan Usaha Milik Negara.

 

3 dari 3 halaman

Green Building

Ekspansi PTMI merupakan investasi strategis untuk meningkatkan kapasitas dan produktivitas manufaktur, menekan biaya, dan memperkuat efisiensi operasional yang sejalan dengan strategi Capital Light dari Mattel.

PTMI adalah bagian penting dari jejak manufaktur Mattel yang beragam, dan perluasan ini didesain untuk mendorong kinerja yang lebih kuat dan sejalan dengan pendekatan disiplin perusahaan untuk pembelajaan modal.

Konsisten dengan upaya Mattel dalam aspek keberlanjutan, molding center terbaru ini dirancang untuk mencapai Gold Certification, yaitu standar tertinggi yang dapat dicapai dalam standar Leadership in Energy and Environmental Design (LEED) oleh U.S. Green Building Council.

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS