Sukses

Ikut Kata Erick Thohir, Perumnas Catat Pendapatan Rp 701 Miliar di 2021

Liputan6.com, Jakarta Perusahaan pelat merah di bidang konstruksi, Perumnas mencatatkan capaian positif sepanjang 2021 dengan pendapatan Rp 701 miliar. Ini diakui berkat langkah restrukturisasi yang diminta Kementerian BUMN dibawah pimpinan Erick Thohir.

Direktur Utama Perum Perumnas mengatakan, dari segi korporasi, sepanjang tahun 2021 Perumnas telah mengalami perbaikan dari segi strategi bisnis dan peningkatan kinerja keuangan.

“Perumnas telah berhasil melakukan restrukturisasi keuangan di tahun 2021. Sebagaimana arahan Kementerian BUMN, kami segera melakukan restrukturisasi tersebut dan melakukan efisiensi terhadap biaya usaha dan operasional. Langkah perbaikan strategi bisnis ini tentu akan menjadi pijakan korporasi untuk mencapai target jangka pendek dan jangka panjang,” tutur Budi dalam keterangan resmi, Kamis (27/1/2022).

Ia menilai, adanya stimulus pemerintah pada sektor properti turut mendorong pasar properti semakin pulih dan mempunyai efek positif sepanjang tahun 2021. Termasuk penjualan rumah Perumnas dapat melampaui target pendapatan 2021.

“Tahun 2021, Perumnas telah melampaui target pendapatan di Rp701 M berkat adanya stimulus pemerintah diantaranya insentif PPN, DP 0 dan program korporasi yang juga berimplikasi pada peningkatan penjualan rumah Perumnas,” papar Budi.

Dalam kesempatan Rakornas Perumnas 2022, Budi menyampaikan Perumnas tengah mengembangkan beberapa proyek pembangunan rumah, baik rumah tapak maupun rumah susun. Saat ini, Perumnas memiliki 42 proyek yang tersebar di seluruh Indonesia untuk menjangkau dan membantu masyarakat guna memiliki hunian layak dengan harga yang terjangkau.

 

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 2 halaman

Strategi

Lebih lanjut, ia menyebut berbagai rangkaian inisiatif strategis jangka panjang telah disusun Perumnas guna mencapai tujuan strategis yang telah ditetapkan selama 2021 hingga 2025 nanti.

“Pandemi yang telah berlangsung selama 2 tahun ini tidak menyurutkan Perumnas untuk terus berinovasi dalam pemasaran unit hunian. Akad drive thru, penjualan dengan kemitraan strategis serta online digital marketing yang sedang kami terapkan tentu semakin memudahkan konsumen Perumnas ke depannya,” katanya.

“Ini yang menjadi concern kami ke depan, Perumnas tidak hanya fokus pada penyediaan rumah masyarakat namun juga pada pelayanan publik yang diharapkan memberikan efek positif pada masyarakat,” papar Budi.