Makin Jeblok, Rupiah Tembus 14.542 per Dolar AS

Rupiah dibuka di angka 14.495 per dolar AS, melemah dibanding dengan penutupan perdagangan sebelumnya.

Diperbarui 08 Juli 2021, 10:10 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak melemah pada perdagangan Kamis pekan ini. Pelemahan rupiah pasca rilis notulen rapat bank sentral Amerika Serikat The Federal Reserve.

Mengutip Bloomberg, Kamis (8/7/2021), rupiah dibuka di angka 14.495 per dolar AS, melemah dibanding dengan penutupan perdagangan sebelumnya yang ada di angka 14.482 per dolar AS. Menjelang siang, rupiah kembali bergerak terus melemah hingga tembus ke 14.542 per dolar AS.

Sejak pagi hingga siang hari ini, rupiah bergerak di kisaran 14.495 per dolar AS hingga 14.545 per dolar AS. Jika dihitung dari awal tahun, rupiah melemah 3,51 persen.

Pengamat pasar uang Ariston Tjendra mengatakan, rupiah masih berpotensi melemah hari ini terhadap dolar AS mengikuti pelemahan nilai tukar regional terhadap dolar AS yang terlihat pagi ini.

"Notulen rapat kebijakan moneter bank sentral AS dini hari tadi menunjukkan kemungkinan The Fed akan melakukan tapering atau pengurangan pembelian aset, terutama surat berharga kredit perumahan, lebih cepat," ujar Ariston.

The Fed menunjukkan bahwa kondisi sektor perumahan AS telah membaik. Porsi surat berharga kredit perumahan dalam pembelian aset bulanan The Fed adalah 40 miliar dolar AS dari total 120 miliar.

Selain itu, situasi kenaikan kasus baru COVID-19 karena varian delta juga sudah menjadi kekhawatiran pelaku pasar global.

"Ini juga mendorong pasar masuk ke dolar AS mencari aset aman," kata Ariston.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Prediksi Rupiah

Pada Rabu (7/7) kemarin, jumlah kasus baru COVID-19 di Tanah Air mencapai 34.379 kasus, rekor baru selama pandemi dan ketiga tertinggi di dunia, sehingga total kasus terkonfirmasi positif COVID-19 menjadi 2.379.397 kasus.

Ariston mengatakan rupiah hari ini berpotensi bergerak melemah ke kisaran Rp14.550 per dolar AS dengan potensi support di kisaran Rp14.450 per dolar AS.

Pada Rabu (7/7) lalu, rupiah ditutup melemah 13 poin atau 0,09 persen ke posisi Rp14.483 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.470 per dolar AS.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6