Sukses

Cerita Marissa Tri Handayani, Pegawai BRI yang Menikmati Karir Jadi Relationship Manager Kredit

Liputan6.com, Jakarta Di zaman modern seperti sekarang ini baik pria maupun wanita, keduanya sudah memiliki peluang yang sama untuk sukses, berkarir, dan meraih cita-cita impian.

Hal tersebut dibuktikan Marissa Tri Handayani, yang sukses berkarir menjadi Relationship Manager (RM) Kredit PT Bank Rakyat Indonesia Tbk atau BRI Kanwil Balikpapan.

Perempuan berusia 32 tahun ini sudah menjadi RM sejak 2013 atau berjalan hampir 8 tahun. Sebelumnya, dia juga pernah menjadi salah satu karyawan di bank lain.

Namun, karena tertarik mendalami profesi di bidang marketing, akhirnya dia memilih BRI untuk meningkatkan karirnya di perbankan.

“Awalnya lulus kuliah saya bekerja belum di BRI tapi di bank lain masuk marketing, semua orang mikirnya jadi marketing itu tidak enak tapi menurut saya lebih enak jadi marketing karena kerjanya di lapangan bertemu banyak orang, tidak hanya di kantor saja. Akhirnya setelah jalan 6 bulan saya berhenti, dan melamar kerja ke BRI dan ikuti tesnya kemudian lulus,” kata Marissa kepada Liputan6.com, Jumat (7/5/2021).

Perempuan yang biasa disapa Marissa ini, menyebut menjadi RM BRI itu sangat unik berbeda dengan bank lainnya. Jika di perbankan lain tugas RM itu hanya menawarkan kredit kepada nasabah, tapi di BRI tugasnya lebih luas.

Misalnya melaksanakan kegiatan identifikasi potensi dan kompetisi bisnis kredit, pemasaran terpadu (Integrated Banking Solution) dan monitoring portofolio kredit, dana, dan jasa bank lainnya, pengendalian kualitas kredit dan penanganan kredit bermasalah.

“Kalau di BRI all in, kredit ini mulai kita yang cari-cari nasabah sendiri, kita yang analisis, setelah cair kita yang menagih juga ke nasabah. Semuanya kita kerjain, tantangannya itu,” ungkap dia.

Selama menjadi RM, Marissa mengaku sangat menikmati profesinya. Lantaran ia bisa bertemu dengan beragam karakter dan usaha nasabah. Sehingga ia bisa menyerap berbagai pengalaman dari para nasabahnya.

 

2 dari 4 halaman

Nasabah Perempuan

Hingga kini ia memegang sekitar 80 nasabah dengan porsi nilai kredit sebesar Rp 80 miliar. Dari 80 nasabah yang dipegang, terdapat 2 nasabah perempuan yang benar-benar mengelola usaha sendiri, Mereka bernama Masita yang bergerak di bidang perusahaan Pelayaran, serta Tati yang berjualan baju muslim.

“Nasabah perempuan itu ada Bu Hajah Masita bidangnya pelayaran benar-benar dia handle sendiri, kemudian ada nasabah bernama Hajah Tati yang berjualan baju muslim. Sisanya suami istri, biasanya istrinya pegang keuangan dan suaminya pegang di lapangan,” kata Marissa.

Menurutnya, sangat mudah melakukan pendekatan dengan nasabah perempuan. Namun, di Balikpapan masih jarang nasabah perempuan yang benar-benar mengelola dan memiliki usaha sendiri.

“Pendekatannya ada yang enak, misalnya kita sekali datang lalu mengobrol, ada juga yang susah buat ketemu kadang ngobrolnya beda. Lebih enak ketemu langsung dibanding via telepon. Awalnya saya tidak langsung bahas pinjaman, biasanya saya tanya perkembangan usahanya,” ujar Perempuan asli Balikpapan ini.

Dengan kondisi pandemi saat ini, diakui jika ada beberapa nasabah mengalami kesulitan membayar angsuran ke BRI. Namun untuk masalah ini, BRI memiliki beberapa solusi pilihan bagi nasabahnya.

“Mereka yang terdampak banget itu biasanya perdagangan. Yang masih survive itu nasabah di bidang konstruksi kalau yang lainnya pada turun,” ujarnya.

 

3 dari 4 halaman

Hasil Jerih Payah

Berkat menjadi RM selama 8 tahun, Marissa mampu membangun dua rumah. Kemudian rumah tersebut  disewakan kepada teman-teman kantornya. Tujuannya agar uang yang ia peroleh bisa berputar lagi.

Alhamdulillah bisa bangun 2 rumah dan sekarang sudah disewakan hasil jadi pegawai BRI selama 8 tahun,” imbuhnya.

Demikian, Marissa mengapresiasi BRI dalam hal memberikan kesejahteraan bagi para pegawainya. Bahkan di masa pandemi tidak ada pengurangan gaji melainkan kenaikan, bahkan bonus pun tetap diberikan.

“Kesejahteraannya BRI ini luar biasa meskipun lagi pandemi tidak mengurangi gaji, bonus tetap dibayar. Dan tiap tahun ada kenaikan gaji, saya kira saat pandemi tidak ada kenaikan gaji eh ternyata tetap naik, Alhamdulillah semua terpenuhi seperti pengobatan juga. Seperti kemarin saya sempat sakit, berobatnya difasilitasi oleh BRI Life,” ungkap Marissa.

Marissa berharap karirnya ke depan bisa semakin cemerlang di BRI dan naik ke jenjang karir lebih tinggi. Oleh karena itu, Marissa selalu berusaha menjadi wanita karir yang sukses yang sejatinya dapat dicapai dengan bekerja cerdas diimbangi kerja keras.(*)

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Ini