Sukses

Fokus Bulog di 2021, Kejar Profitabilitas Tanpa Tinggalkan Penugasan Pemerintah

Liputan6.com, Jakarta - Perum Bulog melakukan orientasi ulang fokus bisnis. Langkah ini guna memperluas akses pasar sekaligus mendapatkan profitabilitas. Namun Bulog tetap berjanji akan menjalankan penugasan dari pemerintah seperti yang sudah dilaksanakan selama ini.

"Seluruh jajaran Perum Bulog  telah berkomitmen untuk bekerja keras dan bekerjasama dalam menciptakan peluang bisnis baru dengan tagline: efficiency and service excellence. Perum Bulog akan melakukan efisiensi biaya dan membangun price differentiation antara penjualan grosir dan ritel, serta membangun networking dengan kata kunci sinergi dan kolaborasi," kata Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso di Jakarta, Rabu (3/2/2021).

Budi melanjutkan, nantinya Bulog fokus membangun networking atau jaringan di berbagai level yang diperlukan. Walhasil Bulog akan mendapatkan loyalitas dan kepercayaan dari mitra maupun konsumen dengan memberikan produk yang berkualitas kepada mereka.

"Bulog akan menguatkan sisi hulu dengan melakukan pembinaan petani dan pola kegiatan on farm, sedangkan di sisi hilir melakukan pembinaan jaringan sahabat RPK dan e-warung serta memperkuat e-commerce dan pasar modern. Inovasi diversifikasi pangan pun akan lebih sering dikembangkan mulai dari produk sagu, tepung tapioka, dan beras jagung analog," terangnya.

 

2 dari 2 halaman

Perkenalan Direksi

Pada kesempatan itu Budi juga memperkenalkan jajaran direksi yang baru terbentuk dan mengalami perampingan. Mantan Kepala Bareskrim polri itu mengatakan bahwa susunan direksi kali ini sungguh berbeda dan tergolong istimewa, karena dua di antaranya berasal dari karyawan Perum BULOG, yaitu Febby Novita selaku Direktur Bisnis dan Mokhamad Suyamto selaku Direktur Supply Chain dan Pelayanan Publik.

Adapun susunan lengkap jajaran direksi Perum BULOG yang diperkenalkan adalah sebagai berikut :

-Wakil Direktur Utama Gatot Trihargo

-Direktur Bisnis Febby Novita

-Direktur Supply Chain dan Pelayanan Publik Mokhamad Suyamto

-Direktur Keuangan Bagya Mulyanto

-Direktur Human Capital Sinar Hadi Purnomo

"Jumlah direksi juga mengalami perampingan dari sebelumnya berjumlah delapan orang kini menjadi enam orang, termasuk Dirut Perum Bulog," tandasnya.

 

Reporter: Sulaeman

Sumber: Merdeka.com