Sukses

Simak Daftar Harga Emas di Pegadaian per 4 Desember 2020

Liputan6.com, Jakarta - PT Pegadaian (Persero) yang merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tidak hanya menawarkan jasa gadai, tetapi juga menawarkan jasa penjualan emas.

Ada beberapa jenis emas yang dijual oleh perusahaan yang dipimpin oleh Kuswiyoto ini. Jenis emas yang terdaftar adalah emas Antam, emas Retro, emas Batik, dan emas UBS. Semua jenis emas itu hanya tersedia di outlet Pegadaian.

Setiap harinya harga emas yang dijual terus berubah. Pada Jumat, 4 Desember 2020, harga emas yang dijual di Pegadaian ada yang naik, tetap, dan ada yang turun jika dibandingkan hari sebelumnya. Jika dilihat, harga emas yang turun hari ini lebih dominan ketimbang harga emas yang naik.

Berikut ini daftar lengkap dan terbaru harga emas PT Pegadaian (Persero) pada 4 Desember 2020:

Harga Emas Antam

-          0,2 gram               = Rp1.921.000

-          3,0 gram               = Rp2.855.000

-          5,0 gram               = Rp4.755.000

-          10,0 gram            = Rp9.496.000

-          25,0 gram            = Rp23.736.000

-          50,0 gram            = Rp47.407.000

-          100,0 gram          = Rp94.696.000

-          250,0 gram          = Rp236.369.000 

-          500,0 gram          = Rp464.067.000

-          1000,0 gram        = Rp921.019.000

Harga Emas Antam Retro

-          0,5 gram               = Rp440.000

-          1,0 gram               = Rp874.000

-          2,0 gram               = Rp1.748.000

-          3,0 gram               = Rp2.622.000

-          5,0 gram               = Rp4.389.000

-          10,0 gram            = Rp8.743.000

-          25,0 gram            = Rp21.992.000

-          50,0 gram            = Rp44.187.000

-          100,0 gram          = Rp89.003.000

Harga Emas Antam Batik

-          0,5 gram               = Rp611.000

-          1,0 gram               = Rp1.130.000 

Harga Emas UBS

-          0,5 gram               = Rp513.000

-          1,0 gram               = Rp951.000

-          2,0 gram               = Rp1.921.000

-          5,0 gram               = Rp4.710.000 

-          10,0 gram            = Rp9.243.000

-          25,0 gram            = Rp22.885.000

-          50,0 gram            = Rp45.888.000

-          100,0 gram          = Rp89.876.000

-          250,0 gram          = Rp217.813.000

-          500,0 gram          = Rp435.105.000

 

Reporter: Aprilia Wahyu Melati

2 dari 3 halaman

Dolar AS Kian Jatuh, Harga Emas Naik Tipis

Harga emas menguat pada hari Kamis karena dolar jatuh dan investor berpegang teguh pada harapan akhirnya akan terobosan dalam negosiasi atas paket bantuan virus corona AS yang baru.

Dikutip dari CNBC, Jumat (4/12/2020), harga emas di pasar spot naik 0,4 persen menjadi USD 1,838.83 per ounce. Ini sebelumnya mencapai tertinggi sejak 23 November di USD 1,843,80, tetapi menyerah setelah angka klaim pengangguran AS yang lebih rendah dari perkiraan. Emas berjangka AS ditutup naik 0,6 persen menjadi USD 1,841,10.

Anggota parlemen AS tidak dapat menyetujui paket bantuan baru, tetapi ada tanda-tanda proposal bipartisan senilai USD 908 miliar mendapatkan dukungan sebagai alat negosiasi. Joe Biden yang berkuasa di Washington dapat menyebabkan lebih banyak stimulus, kata Daniel Pavilonis, ahli strategi pasar senior di RJO Futures.

Tapi pada akhirnya, pasar emas mengharapkan lebih banyak stimulus daripada yang saat ini dinegosiasikan, tambahnya, membatasi kenaikan emas.

Ekspektasi kesepakatan stimulus dan optimisme lanjutan atas vaksin COVID-19 membuat indeks dolar mendekati level terendah lebih dari dua tahun, meningkatkan daya tarik emas di antara investor yang memegang mata uang lain.

"Pembicaraan stimulus dan pelemahan dolar lebih lanjut memberikan lebih banyak dukungan untuk harga emas," kata analis StoneX, Rhona O'Connell dalam sebuah catatan.

Emas, yang dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan penurunan nilai mata uang, telah meningkat sekitar 21 persen tahun ini, diuntungkan dari suku bunga yang mendekati nol dan risiko inflasi yang lebih tinggi yang kemungkinan besar diakibatkan oleh stimulus besar-besaran secara global untuk meredakan pukulan ekonomi dari pandemi.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: