Sukses

Beri Rp 137 Triliun, Sri Mulyani Ingin Anggaran Kemenhan Bisa Sejahterakan Prajurit

Liputan6.com, Jakarta Kementerian Pertahanan (Kemenhan) mendapatkan alokasi anggaran Rp 137 triliun di 2021. Anggaran tersebut naik dari tahun ini yang sebesar Rp 117,9 triliun.

Anggaran ini juga menjadi terbesar kedua setelah Kementerian Pekerjaan Umum dan Pekerjaan Rakyat (PUPR) yang mencapai Rp 149,6 triliun.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, mengharapkan anggaran kementerian yang dipimpin oleh Prabowo Subianto tersebut dapat digunakan sebaik-baiknya.

Setidaknya, anggaran diberikan tidak digunakan hanya untuk pembelian alutsista namun juga untuk kesejahteraan prajurit.

"Kemenhan Rp 137,3 triliun kedua terbesar kita berharap untuk tidak hanya alutsista tapi kebutuhan, kesejahteraan dari prajurit akan semakin diperhatikan," kata dia di Jakarta, Selasa (29/9/2020).

Sebelumnya, Menteri Keuangan, Sri Mulyani memaparkan 10 kementerian lembaga dengan anggaran terbesar di 2021. Pertama tertinggi adalah Kementerian Pekerjaan Umum dan Pekerjaan Rakyat (PUPR) dengan jumlah Rp Rp149,6 triliun.

"Belanja KL memiliki peran penting dalam pemulihan ekonomi dan memperbaiki kondisi sosial serta kesehatan. Kementerian PUPR juaranya tahun depan kenaikan anggarannya mencapai Rp 149,8 triliun," ujarnya, Jumat, 14 Agustus 2020.

Sri Mulyani mengatakan anggaran Kementerian PUPR banyak mengalami pemotongan tahun ini. Sehingga tahun depan membutuhkan anggaran besar dalam menjalankan pembangunan infrastruktur.

"Kita lihat tahun 2019 itu Rp 100 triliun tahun ini dipotong sampai Rp75,6 triliun dan untuk itu kompensasinya tahun depan untuk program-program yang mengalami penundaan akan dikejar di tahun depan," jelas dia.

 

2 dari 3 halaman

Kementerian Lain

Kementerian kedua adalah Kementerian Pertahanan dengan anggaran Rp 137 triliun. Anggaran tersebut naik dari tahun ini yang sebesar Rp 117,9 triliun. Kemudian untuk Polri Rp 112 triliun, naik dari tahun ini Rp 92,6 triliun.

Untuk Kemensos Rp 92,8 triliun memang turun dari tahun ini Rp 104,4 triliun tetapi akan tetap besar namun lebih kepada penerima bantuan.

Kementerian selanjutnya adalah Kementerian Kesehatan akan mengalami kenaikan cukup tajam dari tahun ini Rp 78,5 triliun di tahun depan akan Rp 84,3 triliun.

"Lalu Kemendikbud juga akan meningkat cukup tajam 2019 sebesar Rp 34,5 triliun, melonjak 2 kali lipat di 2020 dan tahun depan Rp 81,5 triliun. Kementerian Agama juga meningkat dari Rp 42,4 triliun menjadi Rp67 triliun," papar dia.

Selanjutnya, Kementerian Perhubungan juga mengalami kenaikan dari Rp 32,7 triliun menjadi Rp 45,7 triliun.

"Kementerian Keuangan ini termasuk BLU kelapa sawit, karena program B20 dan termasuk dana pengelolaan LPDP mencapai Rp 43,3 triliun dan kemudian Kementerian Pertanian sebesar Rp 21,8 triliun dari Rp 14 triliun ini untuk food estate," tandasnya.

Reporter: Dwi Aditya Putra

Sumber:Merdeka.com

3 dari 3 halaman

Tonton Video Ini