Sukses

Go Digital, Bukalapak Ajak 1.000 Mitra UMKM Gunakan QRIS

Liputan6.com, Jakarta - Metode pembayaran digital tampaknya kini tak hanya dijalankan oleh pusat perbelanjaan besar di ibu kota saja. Dalam rangka menyongsong inklusi keuangan, pembayaran digital kini juga merambah ke perorangan atau warung-warung di sekitar perumahan warga.

Yogi, Salah satu mitra Bukalapak, kini ikut mengimplementasikan Quick Response Indonesian Standard (QRIS) yakni metode pembayaran digital yang baru saja diluncurkan oleh Bank Indonesia (BI) pada 17 Agustus lalu.

Warung milik Yogi pun kini dapat diakses seluruh penerbit uang berbasis elektronik server seperti DANA, LinkAja, Ovo, Gopay dan lainnya.

"Baru setahun ini mencoba jadi mitra Bukalapak dan warga sekitar sudah mulai membiasakan pakai QR Code kalau mau bayar," ucap Yogi kepada Liputan6.com di Jakarta Rabu (21/8/2019).

Chief Finansial Office Bukalapak Natalia Firmansyah mengatakan, pada tahap pertama, Bukalapak meluncurkan sistem pembayaran QRIS pada 1.000 mitra Bukalapak di daerah Kemang, Jakarta Selatan.

"1.000 mitra ini macam-macam, mulai dari warung, tambal ban sampai penjual makanan seperti tukang cilor, tukang ketoprak, tukang bakso. Jadi sekarang mereka ini sudah mulai mengadopsi teknologi dalam praktik bisnisnya," ujarnya.

Di sisi lain, VP Online to Offline Bukalapak Rahmat Danu Andika mengungkapkan, pendapatan para mitra tercatat naik sampai 10 persen. Itu disebabkan pembayaran e-wallet langsung dirasakan oleh para pelanggan warung.

"Kami optimistis bahwa sistem QRIS dapat menjembatani gap dan membawa warung menjadi relevan dengan perkembangan zaman saat ini," terang dia.

2 dari 3 halaman

Tepat di HUT RI Ke-74, BI Luncurkan Standar QR Code Indonesia

Bertepatan dengan Hari Ulang Tahun ke-74 Republik Indonesia (HUT RI), Bank Indonesia (BI) meluncurkan QR Code Indonesia Standard alias QRIS. Peluncuran ini dihadiri langsung oleh Gubernur BI Perry Warjiyo dan dilakukan di lapangan upacara kompleks BI.

Perry mengatakan peluncuran QR code ini adalah wujud dari Indonesia yang berpendapatan lebih tinggi karena telah memiliki sistem pembayaran yang mudah digunakan seluruh lapisan masyarakat, sehingga volume transaksi akan meningkat. 

"QRIS ini UNGGUL, UNiversal, GampanG, Untung, Langsung. Semua bisa merasakan mudahnya transaksi hanya dengan tapping, yang dibutuhkan hanya smartphone," ujarnya usai upacara HUT RI di Kompleks Bank Indonesia, Sabtu (17/08/2018).

Hadirnya QR Code Indonesia Standard ini merupakan bagian transformasi digital di Sistem Pembayaran Indonesia dalam membantu percepatan pengembangan ekonomi dan keuangan digital.

Sebagai informasi, BI telah melakukan soft launching QRIS pada 27 Mei 2019 lalu. Hari ini, QRIS secara resmi dapat digunakan secara nasional.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini: 

Loading
Artikel Selanjutnya
Unik, Belanja Sampai Retribusi di Pasar Tradisional Cirebon Gunakan Nontunai
Artikel Selanjutnya
Bos DANA Pastikan Semua Merchant Pakai QRIS di Januari 2020