Sukses

BCA Alokasikan Rp 5,2 Triliun Untuk Investasi Digital di 2019

Liputan6.com, Jakarta - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menyediakan dana sekitar Rp 5,2 triliun untuk investasi digital banking di 2019. Dana tersebut nantinya akan digunakan untuk pengembangan ATM, server serta EDC agar menyamai laju pengembangan fintech di Indonesia.

"Banyak, tapi termasuk ATM, EDC, sekitar Rp 5,2 triliun tahun depan. Enggak kalah sama fintech. Untuk yang sudah ada di manintenance, pengembangan nambah EDC, ATM, server," ujar Presiden Direktur BCA, Jahja Setiaatmaja di JCC Senayan, Jakarta, Selasa (27/11/2018).

Jahja mengatakan, BCA juga akan melakukan transformasi aplikasi yang saat ini belum menggunakan QR (Quick Response) code. Sehingga ke depan, lebih digital dan tingkat kepatuhan terhadap penggunaan QR code meningkat.

"Kemudian transformasi dari aplikasi kita kan yang lama belum ada QR sekarang ada transformasi supaya lebih digital dan complience. Risiko itu harus diinvstasikan, dijaga supaya tetap compli dan sesuai ketentuan," jelasnya.

 

2 dari 2 halaman

QR Code

Jahja menambahkan, tahun ini pihaknya sebenarnya sudah mencanangkan penggunaan QR code untuk tranfer dana. Di mana pedagang di sosial media dapat melakukan transfer sebesar Rp 100 juta per hari.

"Kita kan habis perkenalkan QR untuk meudahkan orang transfer dan bisa sampai Rp 100 juta per hari. Buat yang jualan IG, FB, itu gampang enggak perlu ketik nomor rekening kan takut salah, dengan QR bisa jalan," jelasnya.

"Ini perlu disosialisasi saya kira, produk baru enggak boleh dalam waktu dekat bersamaan kita keluarkan. Yang penting educate customer, yang penting kesulitan kita punya melalui halo BCA bisa support bantu beri penjelasan edukasi nasabah," tandasnya.

Reporter: Anggun P. Situmorang

Sumber: Merdeka.com

Loading
Artikel Selanjutnya
PKS Sarankan Ahok Keluar dari PDIP Jika Terpilih Jadi Bos BUMN
Artikel Selanjutnya
PKS Berharap Demokrat Gabung Barisan Oposisi