Sukses

Terungkap, Ini Penyebab Harga Tiket Bus Melonjak saat Lebaran

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengaku, masih ada keraguan dari masyarakat ketika ingin menggunakan moda transportasi seperti bus. Menurutnya, selain harga tiket yang masih tinggi, secara sistem juga masih belum dapat dilakukan secara online.

"Di hari biasa tarifnya Rp 350 ribu. Kalau di hari Lebaran ini bisa Rp 520 ribu. Jadi naiknya 50 persen. Itu karena sistem ticketing yang belum online," ujarnya di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta, Selasa (19/6/2018).

Dalam kunjungannya ke Terminal Kampung Rambutan itu, Budi Karya menjelaskan, harga tiket bus tidak merata, apalagi menjelang dan sesudah Lebaran. Maka dari itu, Kementerian Perhubungan akan menerapkan sistem ticketing online untuk moda transportasi bus.

"Dengan sistem tiket online, jadi masyarakat bisa tahu mereka dari rumah akan naik bus apa, Kurnia Bakti atau Budiman atau bus Kramat Djati," tambahnya.

Dengan demikian, kata Budi Karya, dengan sistem tiket online bus tersebut, masyarakat akan semakin aman karena terintegrasi atau berhubungan langsung dengan korporasi bus terkait.

 

Reporter : Dwi Aditya Putra

Sumber : Merdeka.com

2 dari 2 halaman

58.407 Pemudik Kembali ke Jakarta Lewat Terminal Kampung Rambutan

Puncak arus balik Lebaran di Terminal Kampung Rambutan sudah terjadi sejak Senin (18/6) hingga hari ini (19/6). Arus balik sudah terlihat pada pekan kemarin, yakni mencapai 17.492 penumpang dari total 691 bus kedatangan.

Sementara, berdasarkan data angkutan Lebaran di Posko Lebaran Terminal Kampung Rambutan, sejak Senin kemarin tercatat jumlah kedatangan bus mencapai 734 unit dengan jumlah total penumpang sebanyak 22.044 orang.

Pelaksana Harian Terminal Kampung Rambutan, Thofik Winanti mengungkapkan, secara keseluruhan jumlah kedatangan yang tercatat hingga hari ini mencapai sekitar 58.407 penumpang. Jumlah itu berdasarkan data sejak H1 Lebaran hingga hari ini.

"Jadi totalnya secara keseluruhan sampai hari ini di data kami, tercatat 58.407 penumpang yang sudah tiba kembali ke Jakarta," ujar Thofik saat ditemui di posko Lebaran Terminal Kampung Rambutan, Jakarta, Selasa ini.

Sebagai antisipasi lonjakan arus balik yang terjadi di Terminal Kampung Rambutan, pihaknya terus melakukan koordinasi dengan Dinas Perhubungan dan Kementerian Perhubungan. Hal tersebut guna memastikan kembali jam operasional angkutan antar kota, seperti Transjakarta guna memudahkan para pemudik yang tiba nantinya.

"Untuk yang antisipasi penumpang yang kembali ke Jakarta, kita dari Dishub berkoordinasi dengan Transjakarta menyiapkan angkutan dini hari itu, untuk yang regulernya sudah siap semuanya. Karena kemarin saya komunikasi terus, saya pantau di lapangan jam tiga lah penumpang itu berdatangannya, jadi lebih mayoritas penumpang itu berdatangan malam dan pagi hari," paparnya.

Sementara itu, untuk jumlah kedatangan pada hari ini di Terminal Kampung Rambutan, Thofik belum berani memprediksi. "Prediksi hari ini nanti jam 00.00 WIB sampe jam 14.00 WIB baru tertulis di sini shiftsatu, nanti jam 14.00 sampai jam 20.00 nanti saya tulis di sini," tandasnya.

 

Loading