Sukses

J Trust Bank Catatkan Pertumbuhan Laba 117 Persen

Liputan6.com, Jakarta - PT Bank JTrust Indonesia Tbk (J Trust Bank) mencatatkan kinerja positif dengan membukukan laba sebesar Rp 121,5 miliar sepanjang tahun 2017. Laba tersebut tumbuh 117 persen bila dibandingkan dengan kinerja sepanjang 2016, saat perseroan masih mengalami rugi bersih sebesar Rp 718,7 miliar.

Corporate Secretary J Trust Bank Hasiholan E. Sitorus menjelaskan, pertumbuhan laba J Trust Bank dibanding tahun lalu tersebut didorong oleh peningkatan pendapatan bunga bersih sebesar Rp 377,8 miliar, tumbuh 22,5 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Selain itu, pendapatan operasional perseroan pada tahun lalu mencapai Rp 112,9 miliar. "Jumlah tersebut meningkat tajam mencapai 124 persen (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun 2016, yakni rugi Rp 470, 6 miliar," jelas dia dikutip dari keterangan tertulis, Selasa (13/3/2018).

Posisi Dana Pihak Ketiga (DPK) perseroan juga meningkat menjadi Rp 12,90 triliun atau tumbuh 10,6 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 11,66 triliun.

Adapun dari sisi rasio keuangan, J Trust Bank berhasil menjaga dan meningkatkan kualitas kredit, dengan menekan rasio kredit bermasalah (non-performing loan/NPL) secara gross pada level 2,94 persen dari sebelumnya 6,98 persen.

Total aset perseroan pun mengalami pertumbuhan mencapai Rp 17,17 triliun, atau tumbuh sebesar 6,9 persen dari tahun 2016 sebesar Rp 16,06 triliun.

 

 

1 dari 2 halaman

Efisiensi

Hasiholan mengatakan selain peningkatan pendapatan bunga, peningkatan kinerja didukung oleh keberhasilan manajemen dalam mengelola portofolio kredit, serta program efisiensi yang berdampak pada penurunan biaya operasional.

Perseroan pun optimistis kinerja positif ini akan terus berlanjut hingga akhir tahun 2018, yaitu dengan melakukan pengembangan bisnis ke segmen Komersial dan UMKM.

Untuk peningkatan layanan kepada nasabah, J Trust Bank tengah meningkatkan sistem teknologi informasi, salah satunya telah memperbarui sistem core banking pada awal tahun ini.

“Untuk mempertahankan kinerja positif pada tahun ini, kami akan terus berusaha meningkatkan kualitas layanan dan penambahan varian produk perbankan, serta berencana menambah jaringan kantor baru di beberapa kota besar di Indonesia” tutup Hasiholan.