Jurus Menteri Perhubungan Atasi Masalah Pembebasan Lahan

Ucapan terima kasih juga mesti diberikan kepada pemilik lahan yang diambil untuk proyek-proyek infrastruktur.

Diterbitkan 17 Maret 2015, 19:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Pembebasan lahan merupakan masalah yang sulit diselesaikan dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia. Hal tersebut diungkapkan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan dalam peluncuran buku 'KAI Recipe' di Kampus Universitas Indonesia, Salemba, Jakarta Pusat.

Untuk mengatasi hal tersebut, Jonan mengaku memiliki trik jitu agar pembebasan lahan berjalan dengan mulus. Untuk jalur kereta ke Bandara Soekarno-Hatta misalnya, ia menjanjikan pekerjaan kepada setiap kepala keluarga yang tanahnya dibebaskan atau akan digunakan sebagai jaluar kereta tersebut. Menurutnya, bentuk kompensasi seperti itu dianggap bisa membuat pembebasan lahan berjalan mulus.

"Masing-masing satu orang diterima jadi pegawai jadi tidak merasa terusir," kata dia, Jakarta, Selasa (17/3/2015).

Selain itu, ucapan terima kasih juga mesti diberikan kepada pemilik lahan yang diambil lahannya. Caranya, lanjut Jonan, dengan memberikan prasasti di wilayah tersebut. "Kemudian dibikin prasasti ucapan terima kasih nanti ditandatangani presiden atau gubernur, atau siapa. jadi awarga merasa jasanya abadi dan tidak merasa terusir," paparnya.



Sebelumnya, Direktur Utama PT Angkasa Pura II Budi Karya Sumadi mengatakan jalur kereta menuju Bandara Soekarno hatta akan segera terealisasi. Dia mengatakan, pembangunannya diprediksi selesai pada April 2016. "Sekarang sudah proses penyelesaian pembebasan lahan. April 2016 ditargetkan sudah selesai semuanya,"tandas dia.

Sebenarnya pembangunan jalur tersebut sudah dimulai sejak tahun lalu. Pembangunan tersebut dilakukan dalam beberapa tahap. Untuk tahap pertama taitu pembangunan jalur rel kereta api sepanjang 6 kilometer (km), dari Stasiun Batu Ceper hingga Bandara Seokarno-Hatta telah dimulai sejak November 2014. Kini, pembangunan telah berjalan dan dalam proses pondasi tiang pancang dan kabel bawah tanah.

Ada tahap selanjutnya yang harus diselesaikan di tahun ini dan tahun depan. Rel kereta api bandara merupakan rangkaian pembangunan Stasiun Kereta Api Manggarai, Jakarta Selatan sepanjang 30 kilometer. Pembangunannya dilakukan di atas lahan 7.200 meter persegi. (Amd/Gdn)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6