8 Jam Terakhir Sutrimo Sebelum Ditemukan Tewas di Klinik Mordent

Polisi masih menelusuri aktivitas Sutrimo sebelum ditemukan meninggal dunia di kawasan Kramat Pela.

oleh Rifqy Alief AbiyyaDiterbitkan 30 September 2026, 22:40 WIB
_Jejak Sutrimo Terekam CCTV hingga Berhenti di Klinik Mordent

Liputan6.com, Jakarta - Polda Metro Jaya mengungkap rekaman CCTV dari sejumlah lokasi yang digunakan penyidik untuk menelusuri aktivitas Sutrimo sebelum ditemukan meninggal dunia di kawasan Kramat Pela, Jakarta Selatan.

Rekaman dari puluhan titik tersebut menunjukkan pergerakan Sutrimo selama kurang lebih delapan jam. Sejak Rabu, 22 Juli 2026 malam hingga jenazahnya dibawa menggunakan ambulans ke RS Muhammadiyah Taman Puring pada Kamis, 23 Juli 2026 pagi.

Wadirreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Dewa Anom Danujaya mengatakan penyidik menganalisis CCTV dari sebelum, saat, hingga setelah kejadian tersebut.

“Ini merupakan rangkaian perjalanan CCTV untuk menguatkan fakta-fakta yang ditemukan dalam proses penyidikan yang dilakukan,” kata Dewa dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Rabu (30/9/2026).

Rekaman CCTV menunjukkan Sutrimo sempat mengalami kendala dengan motornya di depan Klinik SAS pada Rabu, 22 Juli 2026 malam sekitar pukul 21.20 WIB. Seorang temannya kemudian datang membantu mendorong motor hingga keduanya masuk dan keluar dari lokasi kejadian menggunakan motor Honda Supra.

Pada Kamis, 23 Juli 2026 dini hari, Sutrimo kembali terpantau berada di sekitar lokasi dengan mengendarai motor Jupiter merah. Sekitar pukul 00.37 WIB, dia tiba dan kemudian keluar dari Klinik Mordent.

Setelah itu, Sutrimo beberapa kali terpantau melintas di sejumlah ruas jalan menggunakan motor NMAX B 4184 SJK.

Sekitar pukul 03.11 WIB, Sutrimo terlihat dibonceng menggunakan NMAX menuju Jalan Radio Dalam Raya dan berhenti di warung Pecel Lele Sambal Setan. Setelah sekitar 27 menit, dia bersama temannya meninggalkan warung dan melintas di Jalan KH Ahmad Dahlan.

Kemudian, sekitar pukul 05.30 WIB, Sutrimo kembali terpantau di Jalan Kramat Pela dan berhenti di depan lokasi kejadian. Setelah titik tersebut, tidak ada rekaman CCTV yang mencakup aktivitas di dalam area Klinik Mordent selama sekitar tiga jam.

Ditemukan Meninggal

_Jejak Sutrimo Terekam CCTV hingga Berhenti di Klinik Mordent

Pada pukul 08.53 WIB, ambulans tiba di lokasi dan Sutrimo telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Sepuluh menit kemudian, ambulans meninggalkan lokasi menuju RS Muhammadiyah Taman Puring dan tiba sekitar pukul 09.08 WIB. Semenit berselang, jenazah Sutrimo dikeluarkan dari ambulans untuk dibawa ke IGD.

Dalam proses tersebut, polisi mengungkap adanya jeda sekitar 3,5 jam dalam rekaman kamera pengawas (CCTV) yang berkaitan dengan kematian Sutrimo. Area klinik Mordent tempat Sutrimo ditemukan dalam kondisi meninggal dunia tidak ter-cover oleh kamera pemantau atau CCTV.

"Untuk di klinik, CCTV memang tidak ter-cover CCTV," kata Anom.

Anom mengakui tidak adanya rekaman CCTV di area klinik tempat Sutrimo ditemukan meninggal dunia. Dengan demikian, kondisi tersebut membuat aktivitas selama sekitar 3,5 jam sebelum korban ditemukan tidak terekam oleh kamera pengawas.

"Tidak ada, tidak ada," jelasnya.

Menurutnya, kondisi tersebut membuat penyidik kemudian memfokuskan proses penyidikan pada kondisi jenazah Sutrimo. Hal tersebut menjadi dasar dilakukannya ekshumasi untuk mengungkap fakta dan mengorelasikan seluruh temuan dalam penyidikan.

"Itulah yang menjadikan dasar kita melakukan proses penyidikan dan menemukan fakta-fakta untuk semakin menguatkan dan mengorelasikan semua temuan tersebut," tuturnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya