Prabowo Ingin Kredit Motor Listrik Tanpa DP: Menkeu Tidak akan Suka

Prabowo meyakini Purbaya lambat laun akan menyetujui skema penurunan bunga cicilan dan tanpa uang muka.

oleh Lizsa EgehamDiterbitkan 13 Agustus 2026, 16:55 WIB
Presiden Prabowo Subianto meresmikan 3.395 jembatan dan 3.000 sumber air secara virtual. (Liputan6.com/ Lizsa Egeham)

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mendorong masyarakat beralih dari motor berbahan bakar BBM ke motor listrik. Pemerintah pun akan menurunkan bunga kredit dan mengupayakan pembelian motor listrik tanpa uang muka (DP).

"Kita akan turunkan apa itu? Bunga. Bunga cicilan kita turunkan untuk rakyat! Kemudian kita usahakan tidak pakai DP," kata Prabowo saat meresmikan Motor Listrik Nasional (Molinas) beserta ekosistemnya di fasilitas produksi PT Ilectra Motor Group (ALVA), Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (13/8/2026).

Prabowo menyebut Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa tak terlalu menyukai rencana tersebut. Namun, dia meyakini Purbaya lambat laun akan menyetujui skema penurunan bunga cicilan dan tanpa uang muka.

"Tadi kita bicarakan, Menteri Keuangan tidak akan terlalu suka tapi ya ini ujungnya you akan juga suka, di ujungnya," ujarnya.

Prabowo menyebut penggunaan motor listrik dapat menghemat pengeluaran masyarakat untuk membeli bensin hingga 50-70 persen.

"Jadi nanti kalau ada yang masih pakai motor bensin, ya rasain sendiri. Kita tadi hitung memakai motor listrik dibandingkan dengan motor bensin penghematannya minimal 50% pengeluaran kalian untuk sehari-hari bergerak gitu, minimal 50%, bahkan bisa sampai 70% di ujungnya," jelasnya.

 

Danantara Harus Dukung Penuh Motor Listrik

Prabowo meminta Danantara Indonesia mendukung penuh pengembangan motor listrik nasional beserta ekosistemnya.

Menurut dia, pengembangan tersebut merupakan salah satu contoh penerapan konsep Indonesia Incorporated.

"Keberhasilan suatu bangsa di era modern adalah kemampuan bangsa itu menguasai sains dan teknologi, dan menggunakan teknologi untuk melangsungkan kehidupan bangsa tersebut. Baru bisa dikatakan bangsa itu berhasil, negara itu berhasil," pungkas Prabowo.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya