Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi rawan koreksi pada perdagangan saham Senin, (6/7/2026). IHSG hari ini akan menguji 5.472-5.540. Lalu apa saja strategi rekomendasi saham-nya?
IHSG naik 2,28% ke posisi 5.875, dan masih didominasi oleh volume pembelian, tetapi penguatannya tertahan oleh moving average (MA)20 harian pada Jumat, 3 Juli 2026.
Advertisement
Pada timeframe weekly, IHSG melemah 0,35%, dan masih didominasi oleh tekanan jual.
"Best case, posisi IHSG saat ini masih berada pada bagian dari wave (b) dari wave [iv] pada skenario hitam, sehingga diperkirakan IHSG masih rawan koreksi menguji 5.472-5.540,” ujar Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksono.
Terkait prediksi IHSG sepekan, Herditya memperkirakan penguatan IHSG sudah mulai terbatas dengan support 5.486 dan resist 6.286. Sejumlah sentimen yang mempengaruhi antara lain rilis data cadangan devisa dan IKK Indonesia. Kemudian neraca dagang dan juga FOMC Minutes.
“ Diperkirakan masih terdapat peluang harga komoditas emas menguat dan investor masih mencermati akan pergerakan nilai tukar yang saat ini masih berada di level psikologis 18.000,” ujar dia.
Ia mengingatkan untuk mencermati skenario merah di mana IHSG sedang membentuk bagian awal dari wave [v] dari wave 3. Herditya menuturkan, IHSG akan berada di level support 5.486,5.317 dan level resistance 6.007, 6.286.
Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas, Fanny Suherman menuturkan, IHSG berpotensi mencoba break resistance di 5.900-5.950 dengan target kenaikan di 6.000-6.150. Fanny mengatakan, IHSG akan berada di level support 5.780-5.850 dan level resistance 5.950-6.000.
Rekomendasi Saham
Untuk rekomendasi saham hari ini, Herditya memilih saham PT Avia Avian Tbk (AVIA), PT Japfa Comfeed Tbk (JPFA), PT Multipolar Tbk (MLPL), dan PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB).
Sedangkan Fanny memilih saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Timah Tbk (TINS), PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), PT BFI Finance Tbk (BFIN), dan PT DMS Propertindo Tbk (KOTA).
Rekomendasi Teknikal
1.PT Avia Avian Tbk (AVIA) - Buy on Weakness
Saham AVIA menguat 4,58% ke 320 dan didominasi oleh volume pembelian, penguatannya pun mampu menembus MA20. “Saat ini, kami perkirakan posisi AVIA sedang berada pada pada bagian dari wave (3) dari wave [C],” kata Herditya.
Buy on Weakness: 254-288
Target Price: 330, 348
Stoploss: below 248
2.PT Jafpa Comfeed Tbk (JPFA) - Buy on Weakness
Saham JPFA menguat 4,37% ke 2.030 dan disertai dengan munculnya volume pembelian, pergerakannya pun mampu berada di atas MA20. “Kami memperkirakan, posisi JPFA sedang berada pada bagian dari wave 4 dari wave (C),” ujar Herditya.
Buy on Weakness: 1.975-2.020
Target Price: 2.100, 2.210
Stoploss: below 1.925
Rekomendasi Teknikal Lainnya
3.PT Multipolar Tbk (MLPL) - Buy on Weakness
Saham MLPL menguat 3,80% ke 82 dan masih didominasi oleh volume pembelian yang meningkat. Herditya menuturkan, saat ini, posisi MLPL diperkirakan berada pada bagian awal dari wave 1 dari wave (1).
Buy on Weakness: 79-81
Target Price: 89, 97
Stoploss: below 75
4.PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) - Buy on Weakness
Saham PSAB menguat 4,08% ke 408 dan didominasi oleh volume pembelian. “Kami memperkirakan, posisi PSAB saat ini berada pada bagian awal dari wave [iv] dari wave C,” ujar dia.
Buy on Weakness: 390-402
Target Price: 444, 464
Stoploss: below 374
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.