Laporan Liputan6.com dari Melbourne: Siap-siap, Monash University Buka Program Sarjana di Indonesia

Monash University yang terletak di Melbourne mencatat sejarah sebagai universitas asing pertama yang membuka kampus resmi di Indonesia.

oleh Tira SantiaDiterbitkan 20 November 2025, 19:00 WIB
Vice-President (International Engagement) Monash University, Sunny Yang ditemui di Monash Univesity, Melbourne, Australia, Kamis (20/11/2025). (Liputan6.com/Tira)

Liputan6.com, Jakarta - Monash University menjadi universitas asing pertama yang resmi mendirikan kampus di Indonesia setelah pemerintah membuka peluang bagi institusi luar negeri untuk beroperasi di dalam negeri.

Keputusan ini diambil setelah periode panjang kolaborasi intens antara Monash dan berbagai institusi Indonesia, mulai dari riset, kemitraan industri, hingga program mobilitas mahasiswa. Volume interaksi yang besar tersebut membuat Indonesia menjadi lokasi strategis untuk berekspansi.

Vice-President (International Engagement) Monash University, Sunny Yang, mengatakan keputusan masuk ke Indonesia merupakan langkah logis dalam strategi besar internasionalisasi kampus.

Monash selama ini dikenal sebagai salah satu pelopor pendidikan transnasional, dengan rekam jejak pendirian kampus di Malaysia sejak 1998. Dengan landasan tersebut, Indonesia muncul sebagai “next logical step”.

"Menurut saya ini langkah yang sangat logis bagi Monash. Seperti saya sebutkan, Monash memiliki keputusan strategis untuk menginternasionalisasi diri melalui jaringan kampus global. Indonesia adalah negara tetangga terdekat kami," kata Sunny Yang, saat ditemui di Monash Univesity, Melbourne, Australia, Kamis (20/11/2025).

Kecepatan Monash dalam merespons kebijakan baru pemerintah Indonesia menunjukkan kesiapan institusi tersebut untuk beradaptasi dan menangkap peluang pendidikan global.

Ketika izin dibuka, Monash langsung bergerak mendirikan hub akademik di Jakarta. Langkah ini menegaskan komitmen mereka untuk memperluas jejak di kawasan Asia Tenggara sekaligus memenuhi permintaan yang terus tumbuh dari mahasiswa Indonesia.

"Jadi, ketika pemerintah Indonesia mengizinkan universitas asing untuk mendirikan kampus di dalam negeri, Monash menjadi yang pertama merespons peluang tersebut. Kami mendirikan hub di Jakarta, yang secara logis adalah langkah berikutnya," ungkapnya.

 

Permintaan Tinggi akan Pendidikan Kelas Dunia

Melihat lebih dekat Monash University di Clayton, Melbourne, Australia. Universitas ini meluluskan banyak tokoh dunia. (Liputan6.com/Tira)

Indonesia merupakan negara dengan populasi terbesar keempat di dunia, dengan kelas menengah yang tumbuh cepat dan permintaan meningkat terhadap pendidikan berkualitas internasional.

Monash melihat tren tersebut sebagai peluang besar untuk menghadirkan program pendidikan yang langsung relevan dengan kebutuhan industri dan aspirasi generasi muda Indonesia. Hal itulah yang mendorong Monash membuka program magister sejak 2021.

Saat ini lebih dari 650 mahasiswa sudah terdaftar di Monash Indonesia, meski kampusnya baru berjalan dalam beberapa tahun. Peminat terus bertambah terutama pada bidang-bidang seperti kebijakan publik, data science, teknologi digital, kesehatan, bisnis, dan urban design bidang yang sangat dibutuhkan dalam transformasi Indonesia menuju 2045.

"Program kami mencakup bidang-bidang yang kami tahu dibutuhkan di pasar kerja Indonesia, dan selaras dengan visi Indonesia Emas 2045. Saat ini meliputi bisnis, kebijakan publik, data science, desain urban, kesehatan, teknologi informasi, teknologi digital, dan segera juga keberlanjutan. Semua dirancang dengan masukan industri lokal dan menawarkan mobilitas global di seluruh kampus Monash," ujarnya.

"Kami memutuskan membuka kampus karena ada periode panjang kerja sama intensif dengan Indonesia. Jumlah mahasiswa kami dari Indonesia cukup besar. Kami juga memiliki banyak kolaborasi riset, kemitraan industri, dan program mobilitas mahasiswa selama bertahun-tahun," ujarnya.

 

Akan Buka Program Sarjana dan Siapkan Ekspansi Lebih Besar

Melihat lebih dekat Monash University di Clayton, Melbourne, Australia. Universitas ini meluluskan banyak tokoh dunia. (Liputan6.com/Tira)

Setelah memulai perjalanan dengan program magister, Monash kini bersiap membuka program sarjana pertama mereka di Indonesia pada pertengahan tahun depan.

Keputusan ini diambil setelah melihat tingginya minat orang tua dan calon mahasiswa yang menginginkan pendidikan internasional tanpa harus pergi ke luar negeri. Tim Monash di Australia dan Indonesia kini bekerja intensif menyiapkan kurikulum, fasilitas, serta pengalaman belajar generasi pertama mahasiswa sarjana.

"Awalnya kami hanya menawarkan program magister. Kini kami sudah memiliki sembilan program magister. Baru-baru ini kami mendapat persetujuan untuk mulai menawarkan program sarjana pada pertengahan tahun depan. Saya sangat bersemangat, dan tim saya bekerja sama dengan tim Monash Indonesia," pungkasnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya