Satu Kampung di Ciseeng Bogor Porak-poranda Diterjang Angin Kencang: Rumah, Sekolah hingga Masjid Rusak

Rumah warga di Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor, porak poranda setelah diterjang angin kencang dan hujan deras, pada Selasa (18/11/2025) sore.

oleh Achmad SudarnoDiterbitkan 18 November 2025, 22:20 WIB
Rumah warga di Ciseeng Bogor porak-poranda di terjang angin kencang, Selasa (18/11/2025). (Liputan6.com/Achmad Sudarno)

Liputan6.com, Jakarta - Rumah warga di Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor, porak-poranda setelah diterjang angin kencang dan hujan deras, pada Selasa (18/11/2025) sore. Sapuan puting beliung ini mengangkat banyak atap rumah warga hingga sebuah papan reklame roboh.

Kasi Trantib Satpol PP Kecamatan Ciseeng, Bogor Tajudin mengatakan, hujan deras disertai angin kencang menghantam wilayah Kampung Setu, Desa Parigimekar, sekitar pukul 12.00 WIB.

"Satu kampung yang diterjang angin kencang," kata Tajudin, saat dikonfirmasi, Selasa (18/11/2025).

Pihaknya kini telah melakukan pendataan terkait bencana alam akibat cuaca ekstrem tersebut. "Data sementara 77 bangunan rusak. 75 rumah, 1 SDN Ciseeng dan 1 Masjid Istikomah," ujar Tajudin.

Ia menyebut 35 rumah rusak berat dan 40 rumah warga lainnya rusak ringan. Sementara genteng SDN Ciseeng ambrol hingga menyebabkan atap bocor dan menggenangi tiga ruang kelas.

"Untuk masjid pintunya jebol dan kaca jendela pecah diterjang angin kencang," terang Tajudin.

Dia memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut. Namun, warga sempat panik melihat angin bertiup sangat kencang.

"Warga pada panik, kebetulan waktu kejadian saya memang lagi di lapangan," terangnya.

 

Warga Mengungsi ke Rumah Saudara

Rumah warga di Ciseeng Bogor porak-poranda di terjang angin kencang, Selasa (18/11/2025). (Liputan6.com/Achmad Sudarno)

Menurutnya, sejumlah warga ada yang mengungsi ke saudaranya karena rumah mereka mengalami rusak berat. "Kebetulan di kampung itu kebanyakan masih saudara, jadi ngungsi juga ga jauh," ucapnya.

Selain merusak puluhan bangunan, angin kencang juga merobohkan sebuah papan reklame berukuran besar yang berada di simpang Ciseeng.

"Tidak korban, tapi reklame itu roboh sempat menutup sebagian badan jalan," kata dia.

Usai kejadian, petugas Satpol PP dan unsur lainnya melakukan pembersihan material dan memastikan keamanan di lokasi.

Penerangan yang sempat mengalami pemadaman listrik pun kini sudah kembali normal setelah diperbaiki oleh petugas PLN.

Infografis Bali Dikepung Banjir hingga Bencana Longsor. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya