Bukan Alokasi Baru, Menkeu Purbaya Mau Geser Anggaran Buat Tambahan Stimulus Ekonomi 2025

Menkeu Purbaya dimungkinkan adanya pergeseran anggaran untuk stimulus ekonomi nanti. Dengan demikian, dia memastikan tidak akan ada alokasi tambahan baru

oleh Arief Rahman HDiterbitkan 01 Oktober 2025, 21:20 WIB
Rapat tersebut membahas pengantar Rencana Kerja Anggaran (RKA) Kementerian Keuangan tahun 2026 sebesar Rp52,16 triliun. (merdeka.com/Arie Basuki)

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa masih akan menyisir serapan anggaran dari kementerian/lembaga (K/L). Jika ada peluang tersisa, maka akan dialihkan untuk penebalan stimulus ekonomi nasional.

Dia mengaku ada yang meminta untuk mengalihkan anggaran K/L untuk stimulus ekonomi. Meski, langkah awalnya masih akan menelusuri penggunaan anggaran di masing-masing pos.

"Ada yang minta digeser ke sana, nanti saya sisir dulu. Kalau tempat-tempat yang tidak bisa belanja tahun ini, saya akan geser ke sana," kata Menkeu Purbaya, ditemui di Kantin Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta, Rabu (1/10/2025).

Dalam hitungannya, dimungkinkan adanya pergeseran anggaran untuk stimulus ekonomi nanti. Dengan demikian, dia memastikan tidak akan ada alokasi tambahan baru untuk program tersebut.

"Sepertinya sih, akan bisa digeser. Tapi bukan berarti anggaran baru ya, ya pindahin ke sana," terangnya.

Seperti diketahui, pemerintah tengah menyiapkan stimulus ekonomi baru untuk periode kuartal IV-2025. Targetnya program ini menyasar 30 juta orang dalam desil satu sampai empat.

 

Pemerintah Siapkan Stimulus Tambahan

Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto umumkan pemerintah membuka program magang bagi lulusan baru atau fresh graduate. (Liputan6.com/Lizsa Egeham)

Diberitakan sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menyampaikan pemerintah sedang mempersiapkan stimulus ekonomi tambahan di kuartal IV-2025 ini. Finalisasinya tengah dilakukan dalam satu pekan kedepan.

Airlangga mengatakan tambahan stimulus ini telah menjadi mandat Presiden Prabowo Subianto. Targetnya sekitar 30 juta rakyat dengan kelas maksimal desil 4.

"Arahan Bapak Presiden bahwa bantalan daripada stimulus tambahan itu untuk sampai dengan desil keempat atau menjangkau lebih dari 30 juta keluarga penerima manfaat, plus juga yang terkait dengan pekerja," ungkap Airlangga di Wisma Danantara, Jakarta, Rabu (1/10/2025).

 

Finalisasi Satu Pekan

Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto umumkan pemerintah membuka program magang bagi lulusan baru atau fresh graduate. (Liputan6.com/Lizsa Egeham)

Meski begitu, dia belum merinci terkait bentuk penebalan stimulus ekonomi tersebut. Adapun, finalisasi bentuknya akan dilakukan dalam satu pekan kedepan.

"Ini yang sedang difinalisasikan dalam satu minggu ke depan," katanya.

Adapun, mengenai anggarannya masih akan dibahas bersamaan dengan finalisasi bentuk penambahan stimulus ekonomi tadi. "Kita sedang matangkan sampai satu minggu lah kita akan umumkan berapa yang akan dibutuhkan untuk itu," tandasnya.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya