Orang Indonesia Lebih Jarang Jalan-Jalan di Juli 2025

Jumlah perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) pada Juli 2025 tercatat sebesar 100,20 juta perjalanan turun 4,68 persen bila dibandingkan Juni 2025 (m-to-m), tetapi naik 29,72 persen dibandingkan bulan yang sama pada tahun sebelumnya (y-on-y).

oleh Tira SantiaDiterbitkan 01 September 2025, 17:15 WIB
Wisatawan mengunjungi objek wisata Pantai Kelan dengan latar belakang pesawat yang mendarat di Tuban, Badung, Denpasar, Kamis (5/5/20222). Kunjungan wisatawan domestik (Wisdom) ke Pulau Bali, saat libur Lebaran Idul Fitri tahun 2022 terus meningkat. Per hari kedatangan wisdom rata-rata 40 ribu. (merdeka.com/Arie Basuki)

Liputan6.com, Jakarta Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) pada Juli 2025 tercatat sebesar 100,20 juta perjalanan turun 4,68 persen bila dibandingkan Juni 2025 (m-to-m), tetapi naik 29,72 persen dibandingkan bulan yang sama pada tahun sebelumnya (y-on-y).

"Pada Juli 2025 jumlah perjalanan yang dilakukan wisatawan nusantara mencapai 100,20 juta perjalanan atau turun 4,68 persen secara month to month," kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini, dalam konferenis pers BPS, Senin (1/9/2025).

Secara regional, wisatawan nusantara pada Juli 2025 didominasi oleh arus perjalanan wisata dari Pulau Jawa, dimana 63,17 persen dari total perjalanan wisnus berasal dari Pulau Jawa.

Adapun secara kumulatif, jumlah perjalanan wisnus pada periode Januari–Juli 2025 tercatat sebesar 713,98 juta perjalanan. Angka ini meningkat 19,25 persen dibandingkan Januari–Juli 2024 yang berjumlah 598,72 juta perjalanan.

"Secara kumulatif sepanjang Januari hingga Juli 2025, jumlah perjalanan wisnus mencapai 713,98 juta perjalanan atau meningkat sebesar 19,25 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu," ujarnya.

Pudji mengatakan pada bulan Januari 2025, tercatat 103,00 juta perjalanan, yang menurun menjadi 90,50 juta pada bulan Februari dan selanjutnya menjadi 88,91 juta pada bulan Maret.

Angka ini meningkat tajam menjadi 128,59 juta pada bulan April 2025 kemudian turun kembali pada bulan Mei menjadi 97,67 juta sebelum naik menjadi 105,12 juta perjalanan pada Juni 2025.

 

 

Berdasarkan Provinsi Asal Perjalanan Wisnus

Pantai Bias Tugel di Bali. (Dok: TikTok @Dikyogs https://www.instagram.com/reel/DHPYxVWzR5Y/?igsh=cnJ0eWtoMTNmOXVw)

Lebih lanjut, Pudji menyampaikan, berdasarkan provinsi asal, jumlah perjalanan wisnus tertinggi pada Juli 2025 berasal dari Provinsi Jawa Barat (18,29 juta perjalanan), dengan kontribusi sebesar 18,25 persen dari total perjalanan di Indonesia.

Jumlah ini mengalami penurunan sebesar 3,59 persen dibandingkan Juni 2025 (m-to-m) tetapi naik 41,73 persen dibandingkan bulan yang sama pada tahun sebelumnya (y-on-y).

Selain Jawa Barat, Provinsi Jawa Timur dan Jawa Tengah juga mencatat jumlah perjalanan wisnus yang cukup tinggi, masing-masing sebanyak 16,67 juta perjalanan (16,64 persen dari total) dan 11,50 juta perjalanan (11,47 persen dari total).

Provinsi lainnya yang juga mencatat jumlah perjalanan yang cukup tinggi antara lain DKI Jakarta, Banten, Sumatera Utara, dan Sulawesi Selatan.

 

Jawa Masih Daerah Favorit Wisnus

Bali menjadi destinasi favorit bagi penggemar keindahan laut dan pantai. (Foto: Dokumen/Archipelago International)

Berdasarkan daerah tujuan, Pulau Jawa masih menjadi daerah tujuan perjalanan wisatawan nusantara yaitu mencapai 63,89 juta perjalanan pada Juli 2025 atau sebesar 63,77 persen dari total perjalanan wisnus di Indonesia.

Adapun provinsi yang menjadi tujuan perjalanan tertinggi adalah Jawa Barat (17,77 juta perjalanan), Jawa Timur (17,76 juta perjalanan), dan Jawa Tengah (11,12 juta perjalanan).

Provinsi lainnya yang juga menjadi tujuan perjalanan wisata tertinggi adalah DKI Jakarta, Banten, Sumatera Utara, DI Yogyakarta, dan Sulawesi Selatan.

 

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya