Dari Komedi ke Panggung Politik, Ini Jejak Komisaris Ancol Cak Lontong

Cak Lontong, pelawak kondang dengan gaya humor absurd, kini resmi menjabat Komisaris PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, sebuah langkah mengejutkan yang membuka lembaran baru dalam kariernya.

oleh Muhammad AliDiperbarui 29 April 2025, 13:34 WIB
Cak Lontong. (Foto: Dok. Instagram @caklontong)

Liputan6.com, Jakarta - Siapa sangka, Cak Lontong, pelawak tunggal dengan ciri khas logika absurd dan penyampaian tenang, kini melebarkan sayapnya ke dunia korporasi. Lies Hartono, atau yang lebih dikenal sebagai Cak Lontong, resmi diangkat menjadi Komisaris PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk pada April 2025. Pengangkatan ini mengejutkan banyak pihak, menandai transisi menarik dari panggung hiburan ke ranah bisnis, khususnya di perusahaan pengelola wisata terkemuka di Jakarta.

Kabar ini diumumkan setelah Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) perusahaan. Bersama mantan Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso, dan mantan Direktur PT Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra, Cak Lontong akan memperkuat pengawasan dan strategi bisnis Ancol.

Gubernur Jakarta, Pramono Anung, bahkan menyatakan keyakinannya pada profesionalisme Cak Lontong dan para komisaris lainnya.

"Siapa sih yang meragukan Pak Sutiyoso, Dirut Garuda, dan juga Cak Lontong. Ya apa pun adalah orang-orang yang memang profesional untuk itu," ucap Pramono di Balai Kota Jakarta, Selasa (29/4/2025).

Langkah ini menunjukkan Ancol tak hanya fokus pada hiburan, tetapi juga pada strategi bisnis yang inovatif dan melibatkan figur publik berpengaruh.

Pengangkatan pria kelahiran 7 Oktober 1970 lalu ini sebagai komisaris bukan tanpa alasan. Gaya humornya yang cerdas dan kemampuannya menyampaikan pesan dengan cara unik, diyakini dapat memberikan perspektif baru dalam pengembangan Ancol. Kemampuannya dalam menganalisis dan menawarkan solusi, yang terasah selama bertahun-tahun berkarier di dunia hiburan, diharapkan dapat berkontribusi signifikan bagi kemajuan perusahaan.

Dari Ludruk ke Pentas Politik

Ilustrasi Rumah Cak Lontong (Image by @caklontong on Instagram)

Sebelum dikenal luas sebagai pelawak dengan gaya khasnya, Cak Lontong mengawali karier di grup lawak Ludruk Cap Toegoe di Surabaya. Ia kemudian semakin dikenal setelah tampil di berbagai acara televisi populer seperti Republik BBM, Stand Up Comedy Show, dan Indonesia Lawak Klub. Keunikannya terletak pada penyampaian lawakan dengan logika absurd, seringkali disampaikan dengan tenang dan serius, menciptakan kontras yang lucu dan mengena.

Cak Lontong juga dikenal dengan kemampuannya dalam plesetan kata dan penggunaan peribahasa. Ia menekankan pentingnya peran komika dalam menghibur penonton, bukan menyalahkan penonton atas kegagalannya. Ia menghindari materi yang sensitif dan memilih tema sederhana untuk menyampaikan pesan humornya. Nama panggungnya, "Cak Lontong," terinspirasi dari bentuk tubuhnya saat muda yang kurus dan tinggi seperti lontong.

Selain sebagai pelawak, Cak Lontong juga pernah mencoba peruntungannya di dunia perfilman. Ia berperan sebagai figuran dalam film komedi "Comic 8". Meskipun hanya peran kecil, pengalaman ini menambah warna dalam perjalanan kariernya yang beragam.

Ia berpendapat bahwa ia ikut akting untuk meramaikan film komedi dan menikmati perannya sebagai komedian, apalagi filmnya termasuk sukses dengan banyaknya penonton dan diapresiasi.

Cak Lontong juga menyatakan bahwa "dengan komedi yang lahir dan berkembang dari lawakan tunggal, masyarakat kini punya pilihan film komedi lebih banyak lagi", karena sebelumnya hanya disuguhi komedi berbau horor atau seks.

Pada Pemilihan Gubernur Jakarta 2024, Cak Lontong menjadi Ketua Tim Pemenangan paslon nomor urut 3. Namanya diumumkan langsung oleh Pramono saat berkunjung ke Museum Bang Yos, milik eks Gubernur Jakarta Sutiyoso di kawasan Jatisampurna, Kota Bekasi, Kamis 5 September 2024 lalu.

"Ketua tim pemenangannya pasti di luar dugaan semua yaitu Cak Lontong," kata Pram dalam jumpa pers usai pertemuan.

Pram mengatakan dirinya ingin kontestasi di Pilkada berlangsung dengan gembira meski tetap serius. "Karena kami ingin menyampaikan bahwa tim ini adalah tim bergembira ria tapi serius. Jadi Cak Lontong, nama Cak Lontong itu Lies Hartono," katanya.

Infografis

Infografis Adu Program 3 Paslon di Debat Pilkada Jakarta 2024. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya