Pengakuan Mengejutkan Zinedine Zidane, Hancurkan Brasil di Piala Dunia dalam Kondisi Cedera

Jelang melawan Brasil, Zinedine Zidane mendapatkan kabar buruk dari tim medis Prancis. Dia diberitahu tidak bisa bermain di perempatfinal lantaran cedera yang ia alami saat menghadapi Spanyol.

oleh Muhammad YantoDiterbitkan 26 Juni 2022, 15:00 WIB
Zinedine Zidane. Peraih trofi Euro 2000 bersama Timnas Prancis ini juga dinobatkan sebagai pemain terbaik di akhir turnamen. Nyatanya itu tak cukup. Ia hanya menempati posisi kedua, kalah bersaing dengan Luis Figo yang saat itu memperkuat Real Madrid tanpa satu gelar pun. (AFP/Patrick Hertzog)

Liputan6.com, Jakarta Legenda Timnas Prancis, Zinedine Zidane baru-baru ini mengungkap sebuah pengakuan mengejutkan. Itu terkait laga perempatfinal Piala Dunia 2006 antara Prancis melawan Brasil.

Di Piala Dunia 2006, Zidane berusia 34 tahun. Bahkan, saat itu ia sudah pensiun dari timnas sejak 2004 usai Prancis tersingkir dari babak perempat final Piala Eropa.

Namun, pelatih Raymond Domenech sadar betul akan kualitas Zidane. legenda Real Madrid pun menjadi kapten di skuad Ayam Jantan.

Pada awalnya, Prancis sempat terseok-seok d fase grup. Mereka gagal menang dia dua pertandingan: imbang Swiss 0-0 kemudian ditahan Korea Selatan 1-1.

Di partai penentuan Prancis akhirnya mengamuk. Mereka melibas Togo 2-0 melalui gol Thierry Henry dan Patrick Vieira.

Di babak 16 besar, Prancis bersua Spanyol. Meski tak diunggulkan, Les Bleus mampu mempermalukan tim Matador dengan skor 1-3.

Kemenangan itu terbilang mengejutkan, mengingat Spanyol muncul sebagai tim yang lebih difavoritkan. Tim Matador berhasil melibas Ukraina, Tunisia, dan Arab Saudi di fase grup.

Prediksi itu memang benar, setidaknya hingga menitke-29. Spanyol mendominasi jalannya laga dan mencetak gol melalui penalti David Villa.

Namun, Prancis tak patah arang. Menit ke-41, Franck Ribéry menyamakan kedudukan. Kemudian Vieira membawa Prancis unggul menit ke-81.

Zidane melengkapi kemenangan Prancis. Berawal dari kesalahan pemain belakang La Furia Roja, Zidane yang menerima bola berhasil mengelabui Carles Puyol untuk memastikan kemenangan 3-1 Prancis atas Spanyol.


Lawan Brasil

Kemenangan Tim Nasional Prancis pada perhelatan Piala Dunia 1998 dan Piala Eropa 2000 tak lepas dari penampilan gemilang pemain gelandang serang ini. Namun yang paling mengesankan ketika pemain berketurunan Aljazair ini menunjukkan aksi sihirnya di Piala Eropa tahun 2000 silam (Foto: AFP/P. Hertzog)

Di babak perempatfinal, Prancis bersua Brasil. Salah satu unggulan juara selain Spanyol yang sudah tamat.

Brasil saat itu berstatus sebagai juara bertahan, dilengkapi dengan skuad mengkilap seperti Ronaldinho, Kaka, Dida, Roberto Carlos hingga Ronaldo.

Jelang laga tersebut, Zidane mendapatkan kabar buruk dari tim medis Prancis. Dia diberitahu tidak bisa bermain di perempatfinal lantaran cedera yang ia alami saat menghadapi Spanyol.

Namun, Zidane melawan rasa sakit itu. Dia ngotot tetap bermain meski dalam keadaan yang tidak baik-baik saja.

Menariknya, para pemain Selecao tidak bisa mengadang Ziane yang mengubah permainan menjadi indah dengan bakatnya dalam sentuhan pertama dan kemampuan menggiring bola yang luar biasa.

Lanjut Baca:

Zidane benar-benar tidak bisa dihentikan. Dia membantu memberi assist kepada Thierry Henry dengan tendangan bebas berayun ke tiang jauh yang membuat Prancis menang 1-0

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya