Roda Tak Keluar, Pesawat Airfast Mendarat di Perairan Ocarina Batam

Pesawat Airfast yang mendarat darurat itu mengangkut sepuluh penumpang yang merupakan warga negara Singapura.

oleh Ajang Nurdin diperbarui 10 Mar 2018, 14:57 WIB
Pesawat Airfast yang mendarat darurat itu mengangkut sepuluh penumpang yang merupakan warga negara Singapura. (Liputan6.com/Ajang Nurdin)

Liputan6.com, Batam - Pesawat Airfast diduga tergelincir hingga jatuh di perairan Ocarina, Batam Centre, Batam, Kepulauan Riau, sekitar pukul 13.20 WIB. Pesawat carter tersebut hendak mendarat di Bandara Hang Nadim, tetapi mendadak gear landing-nya tak terbuka. 

"Rutenya Pulau Bawah menuju Bandara Hang Nadim," ujar Manager BUBU Bandara Hang Nadim Batam, Suwarso, Sabtu (10/3/2018).

Jenis pesawat, kata Suwarso, tipe kecil. Cuaca saat itu sedang hujan. Pilot akhirnya memutuskan untuk mendaratkan pesawat darurat.

"Jenisnya amfibi sehingga bisa mendarat darurat di air," kata dia.

Tampak beberapa warga melihat kondisi pesawat. Sebanyak sepuluh penumpang pesawat Airfast yang jatuh di perairan Ocarina, Batam Centre, Batam, berhasil selamat. Penumpang terdiri dari wisatawan asing dari Singapura.

"Penumpang selamat," ujar seorang saksi mata di lokasi kejadian.

Jenis pesawat, kata Suwarso, tipe kecil. Saat ini, pesawat tersebut tengah dalam proses evakuasi.

Sementara itu, Kapolresta Barelang Kombes Hengki menyampaikan informasi senada. Ia menyatakan peristiwa itu terjadi saat pesawat hendak mendadak darurat. Namun, roda pesawat ternyata tidak keluar sehingga tergelincir dan masuk perairan Ocarina.

"Rodanya tidak keluar," kata Hengki.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya