Banyak Libur, Penjualan Honda Terjun Bebas

Penjualan mobil Honda selama Juni 2017 terjun bebas hingga 47,1 persen

oleh Arief Aszhari diperbarui 06 Jul 2017, 14:16 WIB
Honda Civic hatchback turbo

Liputan6.com, Jakarta - Memasuki semester pertama tahun ini, penjualan Honda Prospect Motor (HPM) mengalami penurunan. Tercatat, penjualan pabrikan berlambang huruf 'H' ini selama Juni 2017 terjun bebas hingga 47,1 persen, dibandingkan penjualan di bulan sebelumnya.

Dari data Gabungan Industri Kendaraan bermotor (Gaikindo), penjualan Honda Mei lalu mencapai 16.723 unit, sedangkan Juni hanya sebesar 8.845 unit. Jika dilihat dari sepanjang 2017, pabrikan asal Jepang ini telah membukukan penjualan sebesar 93.264 unit.

Sementara itu, penjualan tertinggi Honda bulan lalu disumbangkan New Honda Brio Satya sebanyak 2.265 unit. Secara total, penjualan city car andalan honda ini sudah mencapai 19.287 unit selama 2017. Untuk New Honda Brio RS mampu terdistribusi sebesar 668 unit selama Juni 2017, dengan total penjualan 5.295 unit sepanjang tahun ini.

Honda HR-V 1.5L terjual sebanyak 1.886 unit selama Juni 2017, Honda HR-V 1.8L 313 unit, New Honda Mobilio 1.314 unit, Honda BR-V 1.283 unit, All New Honda Jazz 369 unit, dan All New Honda CR-V Turbo 258 unit.

Untuk segmen sedan, New Honda City meraih penjualan sebanyak 74 unit, All New Honda Civic 73 unit, New Honda Accord 19 unit.

Sedangkan untuk New Honda Odyssey terjual 6 unit sepanjang Juni 2017, dan model hatchback terbaru Honda, yaitu Honda Civic Hatchback Turbo terjual sebesar 317 unit di seluruh Indonesia, dalam kurun waktu dua pekan setelah peluncurannya.

"Meskipun penjualan Juni dipengaruhi hari kerja yang lebih pendek karena libur Lebaran, penjualan produk Honda masih cukup baik terutama karena didukung produk yang baru memulai pengiriman, seperti Honda Civic Hatchback dan All New Honda CR-V," jelas Jonfis Fandy, Marketing & After Sales Service Director PT HPM dalam siaran resmi yang diterima Liputan6.com, Kamis (6/7/2017).

 

 

Simak juga video menarik di bawah ini:

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya