PSSI Bidik 5 Pemain Berdarah Indonesia untuk Dinaturalisasi

Saat ini, PSSI terus mendata pemain berdarah Indonesia di luar negeri untuk dinaturalisasi.

oleh Windi Wicaksono diperbarui 13 Feb 2017, 00:50 WIB
Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Liputan6.com, Padang - Anggota Komite Eksekutif (EXCO) PSSI, Refrizal, mengatakan pihaknya akan segera mendata pemain berdarah Indonesia di luar negeri. Setelah itu, lima atau enam pemain keturunan Indonesia itu dinaturalisasi untuk dipersiapkan masuk timnas Indonesia.

"Saat ini baru satu pemain yang masih diproses, lainnya akan diupayakan dalam waktu dekat" katanya saat pembukaan turnamen sepak bola Minangkabau Cup di Padang, Minggu (12/2/2017) seperti dilansir Antara.

Ia mengatakan, satu nama tersebut yakni, penyerang Ajax Amsterdam junior, Ezra Walian, yang saat ini proses naturalisasinya ini masih berada di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham).

Sedangkan beberapa nama ada di Spanyol, Qatar, dan Italia, salah satunya kiper Juventus Emil Mulyadi. Bagi PSSI naturalisasi merupakan salah satu cara instan untuk mendatangkan gelar di dunia sepakbola.

"Saat ini kami memang selektif dalam melakukan naturalisasi, karena hanya pemain yang dinilai bisa berprestasi dan membanggakan Indonesia yang akan kami proses," ujarnya.

2 dari 2 halaman

Fokus pemain muda

Fachry Husaini, Luis Milla Aspas, dan Indra Sjafri (kiri ke kanan) berfoto bersama saat diperkenalkan di kantor PSSI, Jakarta, Kamis (9/2). PSSI secara resmi mengumumkan pelatih timnas Indonesia Senior, U-19 dan U-16. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Ia menjelaskan proses naturalisasi ini lebih difokuskan kepada pemain usia muda. "Kami memang sengaja membidik pemain-pemain muda, karena mereka lebih banyak kesempatan bermain," katanya.

Ia melanjutkan pemain-pemain muda ini harus mempunyai standar kelas dunia, seperti Eropa. "Tidak hanya pemain yang dipersiapkan, namun pelatih untuk timnas U-19 harus lebih diperhatikan," katanya.

Ia mengatakan, pihaknya ingin yang terbaik dalam membimbing pemain muda ini. Alasan ini yang membuat PSSI kembali mengangkat Indra Sjafri yang dinilai berhasil menemukan bakat muda timnas.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya