JK: Pasar Modal Akan Menarik Jika Bunga Deposito Turun

Tidak semua orang melihat pasar modal adallah instrumen investasi yang menarik

oleh Liputan6 diperbarui 28 Agu 2016, 11:30 WIB
Wapres Jusuf Kalla (JK) memberi sambutan pada peringatan Hari Konstitusi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (18/8). Dalam kesempatan itu, JK juga membuka grand final lomba cerdas cermat yang diselenggarakan MPR. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah memiliki harapan yang besar terhadap pasar modal. Lantaran, pasar modal bisa menjadi salah satu alternatif pembiayaan untuk pembangunan.

Namun tak semua melihat pasar modal adalah instrumen investasi yang menarik. Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) supaya pasar modal menjadi instrumen investasi yang menarik maka bunga deposito perbankan mesti turun.

"Pasar modal dari dulu saya katakan baru bisa menarik kalau bunga deposito turun," kata dia dalam acara ulang tahun pasar modal di SCBD Sudirman Jakarta, Minggu (28/8/2016).

Dia menerangkan, sebelumnya bunga deposito perbankan sampai 10 persen. Alhasil, pasar modal kurang dilirik oleh masyarakat.

"Sekarang bunga deposito turun baru menarik. Selama ini belum menarik kalau deposito 10 persen," imbuh dia.

Dia berharap, pada ulang tahun ke-39 ini pasar modal semakin dipercaya masyarakat. Dia bilang, dengan begitu perekonomian akan membaik.

"Pasar modal pertama dipercaya, memberi harapan yang baik, ekonomi kita sangat besar," tutup dia. (Achmad Dwi Arifyadi)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya