Menhub: Tahun Ini Hampir Tak Ada Penumpukan Pemudik

Menhub berjanji akan mengevaluasi persiapan dan proses arus mudik maupun arus balik setelah semuanya selesai.

oleh Yandhi Deslatama diperbarui 04 Jul 2016, 07:41 WIB
Menteri Perhubungan, Ignasius Jonan (tengah) menyapa pemudik saat melakukan pemeriksaan mendadak di Stasiun Senen, Jakarta, Sabtu (2/7). 800 pemudik diberangkatkan dengan kereta tambahan luar biasa. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Liputan6.com, Cilegon - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengatakan arus mudik Lebaran tahun ini secara umum berjalan lancar, meski di beberapa lokasi terjadi antrean dan kemacetan yang panjang.

"Penjualan tiket online dilakukan di depan, ini ASDP juga jual tiket di KM 68, sehingga penumpukan di dermaga atau terminal, bandara dan stasiun hampir tidak ada," kata Menteri Perhubungan Ignasius Jonan usai meninjau arus mudik di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Banten, Minggu (3/7/2016).

Namun begitu, Menhub juga mengakui adanya kemacetan di sejumlah ruas jalan yang memang sudah diprediksi penyebabnya. "Di jalan tol di exit Brebes aja (macet), kedua yang bayar cast (tunai) itu di pintu tol," ujar Jonan.

Dia pun berjanji akan mengevaluasi persiapan dan proses arus mudik maupun arus balik setelah semuanya selesai. "Setiap habis Lebaran kita evaluasi, kita perbaiki. Sarana dan prasarananya harus lebih baik," tegas Jonan.

Patuhi Aturan Lalu Lintas

Sedangkan menurut Kapolri Jenderal Badrodin Haiti, para pemudik harus mematuhi aturan lalu lintas dan jangan terlalu lelah dalam berkendara.

"Para pemudik yang ingin melakukan perjalanan menuju kampung halaman diimbau selalu berhati-hati dan mematuhi rambu lalu lintas yang ada. Kalau merasa sudah lelah sekitar 3 sampai 4 jam perjalanan supaya istirahat, jangan kemudian mengebut sampai kepada kecepatan tinggi," kata Kapolri saat ditemui di tempat yang sama.

Kapolri mengatakan, bahwa biasanya para pemudik setelah lolos dari kemacetan akan langsung tancap gas yang bisa membahayakan pengendara dan penumpangnya.

"Karena itu supaya penumpang angkutan umum itu mengingatkan sopir supaya jangan memacu kecepatan tinggi," tegas Badrodin.

Berdasarkan data terbaru dari PT ASDP Ferry Indonesia Cabang Merak, sejak 24 Juni hingga 3 Juli 2016, sebanyak 562 ribu penumpang telah diseberangkan dari Pulau Jawa menuju Pulau Sumatera, sedangkan untuk kendaraan roda dua terdapat sebanyak 48.580, untuk kendaraan roda empat berjumlah 53.631, bus sebanyak 3.554, truk sebanyak 17.332, dan kendaraan roda empat atau lebih berjumlah 74.517.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya